كُلُّ الطَّعَامِ كَانَ حِلًّا لِبَنِي إِسْرَائِيلَ إِلَّا مَا حَرَّمَ إِسْرَائِيلُ عَلَىٰ نَفْسِهِ مِنْ قَبْلِ أَنْ تُنَزَّلَ التَّوْرَاةُ ۗ قُلْ فَأْتُوا بِالتَّوْرَاةِ فَاتْلُوهَا إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ

Semua makanan dahulu halal bagi Bani Israil, kecuali apa yang Israil haramkan atas dirinya sebelum Taurat diturunkan. Katakanlah, “Maka datangkanlah Taurat, lalu bacalah, jika kalian orang-orang yang benar.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. كُلُّ الطَّعَامِ كَانَ حِلًّا لِبَنِي إِسْرَائِيلَ إِلَّا مَا حَرَّمَ إِسْرَائِيلُ عَلَىٰ نَفْسِهِ مِنْ قَبْلِ أَنْ تُنَزَّلَ التَّوْرَاةُkullu t-ta'aami kaana hillan libanii israa'iila illaa maa harrama israa'iilu alaa nafsihi min qabli an tunazzala t-tawraatusemua makanan dahulu halal bagi Bani Israil, kecuali apa yang Israil haramkan atas dirinya sebelum Taurat diturunkan
  2. قُلْ فَأْتُوا بِالتَّوْرَاةِ فَاتْلُوهَا إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَqul fa'tuu bi-t-tawraati fa-tluuhaa in kuntum saadiqiinakatakanlah, maka datangkanlah Taurat, lalu bacalah, jika kalian orang-orang yang benar
Aplikasi

Tantangan untuk 'mendatangkan Taurat dan membacanya' sebagai bukti klaim tentang makanan haram menunjukkan prinsip *haatuu burhaanakum* diterapkan konkret, klaim harus diuji dengan sumber otentik, bukan diterima begitu saja. Konkretnya: saat seseorang mengklaim otoritas dari sumber tertentu untuk mendukung argumennya, meminta rujukan langsung ke sumber itu (bukan menerima klaim verbal saja) adalah cara memverifikasi kebenaran klaim tersebut.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar k-l-l, t-'-m, k-w-n, h-l-l, b-n-y, h-r-m, n-f-s, q-b-l, n-z-l, q-w-l, a-t-y, t-l-w, s-d-q): hill diterjemahkan 'halal'; harrama diterjemahkan 'haramkan' (akar h-l-l/akar h-r-m putaran 63-64); saadiqiin diterjemahkan 'orang-orang yang benar'. gloss '(Ya'qub)' dibuang.