قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لِمَ تَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ مَنْ آمَنَ تَبْغُونَهَا عِوَجًا وَأَنْتُمْ شُهَدَاءُ ۗ وَمَا اللَّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ
Katakanlah, “Wahai Ahlulkitab, mengapa kalian menghalangi dari jalan Allah orang yang beriman, kalian menghendakinya bengkok, padahal kalian menyaksikan? Dan Allah tidak lengah terhadap apa yang kalian kerjakan.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لِمَ تَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ مَنْ آمَنَ تَبْغُونَهَا عِوَجًا وَأَنْتُمْ شُهَدَاءُqul yaa ahla l-kitaabi li-ma tashudduuna 'an sabiili llaahi man aamana tabghuunahaa 'iwajan wa-antum syuhadaa'ukatakanlah, wahai Ahlulkitab, mengapa kalian menghalangi dari jalan Allah orang yang beriman, kalian menghendakinya bengkok, padahal kalian menyaksikan
- وَمَا اللَّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَwa-maa llaahu bi-ghaafilin 'ammaa ta'maluunadan Allah tidak lengah terhadap apa yang kalian kerjakan
Terjemahan per kata (20 kata)
- قُلْqulkatakanlah
- يَاyaawahai
- أَهْلَahlaahli
- الْكِتَابِl-kitaabiKitab
- لِمَli-mamengapa
- تَصُدُّونَtashudduunakalian menghalangi
- عَنْ'andari
- سَبِيلِsabiilijalan
- اللَّهِllaahiAllah
- مَنْmanorang yang
- آمَنَaamanaberiman
- تَبْغُونَهَاtabghuunahaakalian menghendakinya
- عِوَجًا'iwajankebengkokan
- وَأَنْتُمْwa-antumpadahal kalian
- شُهَدَاءُsyuhadaa'upara saksi
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- اللَّهُllaahuAllah
- بِغَافِلٍbi-ghaafilinlengah
- عَمَّا'ammaadari apa yang
- تَعْمَلُونَta'maluunakalian kerjakan
Inti bacaan
Kritik terhadap yang 'menghalangi orang beriman dari jalan Allah. menghendakinya bengkok', aktif menghalangi orang lain mencapai kebenaran (bukan sekadar menolak untuk diri sendiri) adalah pelanggaran yang lebih serius. Konkretnya: ada perbedaan penting antara menolak sesuatu untuk diri sendiri dan aktif menghalangi orang lain untuk mengaksesnya, yang kedua adalah pelanggaran yang lebih berat karena merampas hak orang lain untuk memilih.
Penjelasan pilihan kata
Kutip 'qul' dikonfirmasi morfologi.
Tafsiran
Ayat ini mengecam upaya menghalangi orang beriman dari jalan Allah dengan membengkokkannya, padahal mereka sendiri menjadi saksi kebenarannya, dan Allah tidak lengah terhadap perbuatan mereka.
Renungan dan Hikmah
- Allah bertanya mengapa mereka menghalangi orang yang beriman dari jalan-Nya. Bukan mengapa mereka menolak. Yang dipersoalkan perbuatan terhadap orang lain.
- Allah menyebut mereka menghendaki jalan itu bengkok. Bukan menutupnya. Yang dikerjakan mengubah arah, dan itu lebih halus daripada menghalangi terang-terangan.
- Keterangan yang ditambahkan: padahal kalian menyaksikan. Mereka tahu. Yang membedakan perbuatan itu dari kekeliruan adalah bahwa pelakunya melihat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, a-h-l, k-t-b, s-d-d, s-b-l, a-l-h, a-m-n, b-gh-y, '-w-j, sh-h-d, gh-f-l, '-m-l): tasudduun diterjemahkan 'menghalangi'; tabghuunahaa iwajan diterjemahkan 'menghendakinya bengkok'; ghaafil diterjemahkan 'lengah'. gloss '(terus-menerus)' dibuang.