يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تُطِيعُوا فَرِيقًا مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ يَرُدُّوكُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ كَافِرِينَ

Wahai orang-orang yang beriman, jika kalian menaati segolongan dari orang-orang yang diberi Kitab, mereka akan mengembalikan kalian menjadi orang-orang yang kufur setelah beriman.

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تُطِيعُوا فَرِيقًا مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ يَرُدُّوكُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ كَافِرِينَyaa ayyuhaa lladziina aamanuu in tutii'uu fariiqan mina lladziina uutuu l-kitaaba yarudduukum ba'da iimaanikum kaafiriinawahai orang-orang yang beriman, jika kalian menaati segolongan dari orang-orang yang diberi Kitab, mereka akan mengembalikan kalian menjadi orang-orang yang kufur setelah beriman
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar a-m-n, t-w-', f-r-q, a-t-y, k-t-b, r-d-d, b-'-d, k-f-r): tutii'uu diterjemahkan 'menaati' (akar t-w-' putaran 58); kaafir diterjemahkan 'ingkar'. Selaras.

Aplikasi

Peringatan terhadap menaati 'segolongan dari yang diberi Kitab' yang bisa 'mengembalikan kalian menjadi ingkar setelah beriman', kewaspadaan terhadap pengaruh yang bisa menggerus komitmen yang sudah dibangun, meski datang dari sumber yang tampak otoritatif. Konkretnya: kewaspadaan terhadap pengaruh (dari sumber mana pun, bahkan yang tampak berwibawa) yang secara halus menggerogoti komitmen pada nilai yang sudah diyakini benar, bukan menolak semua pengaruh eksternal, tapi tetap kritis terhadap arahnya.