يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya, dan janganlah kalian mati kecuali dalam keadaan berserah diri.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَyaa ayyuhaa lladziina aamanuu ttaquu llaaha haqqa tuqaatihi wa-laa tamuutunna illaa wa-antum muslimuunawahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya, dan janganlah kalian mati kecuali dalam keadaan berserah diri
Catatan pilihan kata (ringkas)
terjemahan lain merender s-l-m di sini via 'muslim'. terjemahan ini menyeragamkan DALAM cabang keberserahan; sisi-keadaan (salaam/saliim) = 'keselamatan/damai', TIDAK diseragamkan lintas cabang. Rollout cabang keberserahan akar akar s-l-m. 'muslim' diterjemahkan 'orang yang berserah diri' meng-universalkan istilah (bdk QS 3:83: seluruh ciptaan 'aslama'), konsisten dgn sikap keberserahan=orientasi hati, bukan keanggotaan institusi (FDI_FRAMEWORK_DIIN -2). PASS: retrofit kau/engkau/kalian menyusul. sebagian penerjemah: 'O you who heed warning: be in prudent fear of God with the prudent fear due Him, and die not save that you be submitting.' Akar akar s-l-m (slm), cabang KEBERSERAHAN (aslama/islaam/muslim/mustaslim). Diverifikasi corpus Leeds (127 ayat slm; cabang keberserahan 66). Konvensi terjemahan ini (Pak FD 2026-07-15): islaam diterjemahkan 'keberserahan(-diri)', aslama diterjemahkan 'berserah diri', muslim diterjemahkan 'orang yang berserah diri'. Lih. Versi lama catatan ini keliru di kedua titik itu; lih. C1).
Aplikasi
Perintah 'bertakwalah dengan sebenar-benar takwa' menuntut ketulusan penuh, bukan kepatuhan setengah hati atau formalitas, standar tinggi yang mendorong komitmen total, bukan minimum yang cukup untuk lolos. Konkretnya: komitmen pada nilai-nilai penting sebaiknya diukur dari ketulusan sepenuh hati, bukan sekadar pemenuhan syarat minimal yang tampak cukup di permukaan.