وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا ۚ وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا وَكُنْتُمْ عَلَىٰ شَفَا حُفْرَةٍ مِنَ النَّارِ فَأَنْقَذَكُمْ مِنْهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ

Dan berpegang teguhlah kalian semuanya pada tali Allah, dan janganlah bercerai-berai, dan ingatlah nikmat Allah kepada kalian ketika kalian dahulu bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hati kalian sehingga dengan karunia-Nya kalian menjadi bersaudara, dan kalian berada di tepi jurang api, lalu Dia menyelamatkan kalian darinya. Demikianlah Allah menerangkan tanda-tanda-Nya kepada kalian agar kalian mendapat petunjuk.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُواwa-'tashimuu bi-habli llaahi jamii'an wa-laa tafarraquudan berpegang teguhlah kalian semuanya pada tali Allah, dan janganlah bercerai-berai
  2. وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا وَكُنْتُمْ عَلَىٰ شَفَا حُفْرَةٍ مِنَ النَّارِ فَأَنْقَذَكُمْ مِنْهَاwa-dzkuruu ni'mata llaahi 'alaykum idz kuntum a'daa'an fa-allafa bayna quluubikum fa-ashbahtum bi-ni'matihi ikhwaanan wa-kuntum 'alaa syafaa hufratin mina n-naari fa-anqadzakum minhaadan ingatlah nikmat Allah kepada kalian ketika kalian dahulu bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hati kalian sehingga dengan karunia-Nya kalian menjadi bersaudara, dan kalian berada di tepi jurang api, lalu Dia menyelamatkan kalian darinya
  3. كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَka-dzaalika yubayyinu llaahu lakum aayaatihi la'allakum tahtaduunademikianlah Allah menerangkan tanda-tanda-Nya kepada kalian agar kalian mendapat petunjuk

Terjemahan per kata (34 kata)

  1. وَاعْتَصِمُواwa-'tashimuudan berpeganglah kalian
  2. بِحَبْلِbi-hablipada tali
  3. اللَّهِllaahiAllah
  4. جَمِيعًاjamii'ansemuanya
  5. وَلَاwa-laadan janganlah
  6. تَفَرَّقُواtafarraquumereka berpecah
  7. وَاذْكُرُواwa-dzkuruudan ingatlah kalian
  8. نِعْمَتَni'matanikmat
  9. اللَّهِllaahiAllah
  10. عَلَيْكُمْ'alaykumatas kalian
  11. إِذْidzketika
  12. كُنْتُمْkuntumkalian adalah
  13. أَعْدَاءًa'daa'anmusuh-musuh
  14. فَأَلَّفَfa-allafamaka Dia mempersatukan
  15. بَيْنَbaynadi antara
  16. قُلُوبِكُمْquluubikumhati kalian
  17. فَأَصْبَحْتُمْfa-ashbahtummaka jadilah kalian
  18. بِنِعْمَتِهِbi-ni'matihidengan nikmat-Nya
  19. إِخْوَانًاikhwaananbersaudara
  20. وَكُنْتُمْwa-kuntumpadahal kalian adalah
  21. عَلَىٰ'alaaatas
  22. شَفَاsyafaatepi
  23. حُفْرَةٍhufratinlubang
  24. مِنَminadari
  25. النَّارِn-naariapi
  26. فَأَنْقَذَكُمْfa-anqadzakummaka Dia menyelamatkan kalian
  27. مِنْهَاminhaadarinya
  28. كَذَٰلِكَka-dzaalikademikianlah
  29. يُبَيِّنُyubayyinumenjelaskan
  30. اللَّهُllaahuAllah
  31. لَكُمْlakumkepada kalian
  32. آيَاتِهِaayaatihitanda-tanda-Nya
  33. لَعَلَّكُمْla'allakumagar kalian
  34. تَهْتَدُونَtahtaduunamemperoleh petunjuk

Inti bacaan

'Berpegang teguhlah pada tali Allah semuanya, jangan bercerai-berai', persatuan komunal secara eksplisit dikaitkan dengan mengingat nikmat: dari bermusuhan menjadi bersaudara, dari tepi jurang neraka diselamatkan. Konkretnya: menjaga persatuan komunitas (keluarga, organisasi, masyarakat) menuntut kesadaran aktif mengingat asal-mula perpecahan yang pernah diselesaikan, ayat ini menawarkan model konkret: ingat betapa jauh perjalanan dari permusuhan menuju persaudaraan sebagai motivasi menjaga persatuan itu.

Tafsiran

Ayat ini menyerukan persatuan dengan berpegang teguh pada tali Allah, mengingat nikmat besar-Nya yang mengubah permusuhan menjadi persaudaraan dan menyelamatkan mereka dari ambang kehancuran: semua ini dijelaskan Allah agar mereka mendapat petunjuk.

Renungan dan Hikmah

  • Allah memerintahkan berpegang pada tali-Nya, bukan pada satu sama lain. Yang dipegang bersama satu, dan ia berada di atas mereka. Persatuan yang bertumpu pada sesama akan seluas selisih paham yang pertama.
  • Kata semuanya berada di dalam perintah itu, bukan di luarnya. Berpegang sendiri-sendiri belum memenuhinya. Yang diminta bukan sekadar setiap orang berpegang, melainkan mereka berpegang pada tali yang sama.
  • Allah menyuruh mereka mengingat ketika dahulu bermusuhan, lalu Dia mempersatukan hati mereka. Yang diingat keadaan buruknya. Persaudaraan terasa sebagai karunia hanya oleh orang yang belum lupa bagaimana rasanya tidak punya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

tambahan terjemahan lain “(agama)” DIBUANG dari ayat ini. Arab: وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ, bi-HABLI llaah = 'tali Allah'; sebagian penerjemah sama, 'tali Allah'. Corpus: ayat ini TIDAK memuat kata diin sama sekali; “(agama)” murni interpolasi tafsir terjemahan lain (sejenis “(kebesaran)” pada aayah & “(siksaan)” pada 21:42), dan lebih tajam: ia menyisipkan justru konsep yang teksnya tidak sebut. Kerangka diin proyek (diin=pertanggungjawaban, bukan institusi-agama) membuat tambahan ini bukan sekadar tambahan netral. terjemahan ini mengembalikan frasa telanjangnya. akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.