يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوهٌ ۚ فَأَمَّا الَّذِينَ اسْوَدَّتْ وُجُوهُهُمْ أَكَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ فَذُوقُوا الْعَذَابَ بِمَا كُنْتُمْ تَكْفُرُونَ

Pada hari ketika ada wajah yang memutih dan ada wajah yang menghitam. Adapun orang-orang yang wajah mereka menghitam, “Apakah kalian kufur setelah beriman? Maka rasakanlah azab karena kalian dahulu kufur.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوهٌyawma tabyaddu wujuuhun wa-taswaddu wujuuhunpada hari ketika ada wajah yang memutih dan ada wajah yang menghitam
  2. فَأَمَّا الَّذِينَ اسْوَدَّتْ وُجُوهُهُمْ أَكَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ فَذُوقُوا الْعَذَابَ بِمَا كُنْتُمْ تَكْفُرُونَfa-ammaa lladziina swaddat wujuuhuhum a-kafartum ba'da iimaanikum fa-dzuuquu l-adzaaba bimaa kuntum takfuruunaadapun orang-orang yang wajah mereka menghitam, apakah kalian kufur setelah beriman, maka rasakanlah azab karena kalian dahulu kufur
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar y-w-m, b-y-d, w-j-h, s-w-d, k-f-r, b-'-d, a-m-n, dz-w-q, '-dz-b, k-w-n): tabyaddu/taswaddu wujuuh diterjemahkan 'wajah berseri putih/hitam kelam'; kafara diterjemahkan 'ingkar'..

Aplikasi

Drama wajah 'berseri putih' dan 'hitam kelam' di Hari Kiamat dikaitkan langsung dengan pertanyaan 'Apakah kalian ingkar setelah beriman?', yang dipersoalkan bukan sekadar tidak percaya sejak awal, melainkan pengkhianatan terhadap komitmen yang pernah diikrarkan. Konkretnya: mengingkari nilai yang pernah kau akui sendiri kebenarannya jauh lebih serius secara moral daripada tidak pernah mengenalnya sama sekali, jaga konsistensi terhadap keyakinan yang sudah kau nyatakan, bukan cuma terhadap keyakinan yang belum pernah kau uji.