ضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الذِّلَّةُ أَيْنَ مَا ثُقِفُوا إِلَّا بِحَبْلٍ مِنَ اللَّهِ وَحَبْلٍ مِنَ النَّاسِ وَبَاءُوا بِغَضَبٍ مِنَ اللَّهِ وَضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الْمَسْكَنَةُ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ كَانُوا يَكْفُرُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَيَقْتُلُونَ الْأَنْبِيَاءَ بِغَيْرِ حَقٍّ ۚ ذَٰلِكَ بِمَا عَصَوْا وَكَانُوا يَعْتَدُونَ

Kehinaan ditimpakan kepada mereka di mana saja mereka ditemukan, kecuali dengan berpegang pada tali dari Allah dan tali dari manusia, dan mereka kembali membawa murka dari Allah, dan kesengsaraan ditimpakan kepada mereka. Yang demikian itu karena mereka dahulu kufur terhadap tanda-tanda Allah dan membunuh para nabi tanpa hak. Yang demikian itu karena mereka durhaka dan dahulu melampaui batas.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. ضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الذِّلَّةُ أَيْنَ مَا ثُقِفُوا إِلَّا بِحَبْلٍ مِنَ اللَّهِ وَحَبْلٍ مِنَ النَّاسِ وَبَاءُوا بِغَضَبٍ مِنَ اللَّهِ وَضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الْمَسْكَنَةُduribat alayhimu dz-dzillatu ayna maa tsuqifuu illaa bihablin mina llaahi wa-hablin mina n-naasi wa-baa'uu bighadabin mina llaahi wa-duribat alayhimu l-maskanatukehinaan ditimpakan kepada mereka di mana saja mereka ditemukan, kecuali dengan berpegang pada tali dari Allah dan tali dari manusia, dan mereka kembali membawa murka dari Allah, dan kesengsaraan ditimpakan kepada mereka
  2. ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ كَانُوا يَكْفُرُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَيَقْتُلُونَ الْأَنْبِيَاءَ بِغَيْرِ حَقٍّdzaalika biannahum kaanuu yakfuruuna bi-aayaati llaahi wa-yaqtuluuna l-anbiyaa'a bighayri haqqinyang demikian itu karena mereka dahulu kufur terhadap tanda-tanda Allah dan membunuh para nabi tanpa hak
  3. ذَٰلِكَ بِمَا عَصَوْا وَكَانُوا يَعْتَدُونَdzaalika bimaa asaw wa-kaanuu ya'taduunayang demikian itu karena mereka durhaka dan dahulu melampaui batas
Catatan pilihan kata (ringkas)

tambahan terjemahan lain “(agama)” DIBUANG dari ayat ini. Arab: إِلَّا بِحَبْلٍ مِنَ اللَّهِ وَحَبْلٍ مِنَ النَّاسِ, hablin MINA llaahi wa-hablin MINA n-naas = 'tali DARI Allah dan tali DARI manusia'; sebagian penerjemah 'a rope from God and a rope from men'. Corpus: ayat ini TIDAK memuat kata diin sama sekali; “(agama)” murni interpolasi tafsir terjemahan lain (sejenis “(kebesaran)” pada aayah & “(siksaan)” pada 21:42), dan lebih tajam: ia menyisipkan justru konsep yang teksnya tidak sebut. Kerangka diin proyek (diin=pertanggungjawaban, bukan institusi-agama) membuat tambahan ini bukan sekadar tambahan netral. terjemahan ini mengembalikan frasa telanjangnya. Gloss “(perjanjian)” ikut dibuang demi simetri, keduanya interpolasi pada frasa habl yang sama. sebagian penerjemah: 'Pitched upon them will be ignominy wherever they are found save for a rope from God and a rope from men. And they will incur wrath from God, and wretchedness will be pitched upon them, for it is that they denied the proofs of God! And they killed the prophets without cause, for it is that they opposed and exceeded all bounds!' Akar akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. alaamah); 'verse of the Kur-án' cuma sense turunan KE-8, di-hedge Lane sendiri: ''. Bukti internal: satu kata menampung manusia (Isa 19:21), hewan (unta 7:73), benda (tongkat 7:106), bahasa & warna kulit (30:22), kisah (26:8), monumen (26:128), DAN satuan teks, hanya 'tanda' yang menampung semuanya. Keputusan Pak FD 16 Jul: 'tanda' TANPA pengecualian (diuji: 'tanda' tak mustahil bahkan di 2:252/10:1/24:1/41:3). tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab. Lih.

Aplikasi

terjemahan ini mempertahankan dua tali yang disebut sejajar, 'tali dari Allah DAN tali dari manusia', membuang tambahan '(agama)' yang mereduksi ayat ini jadi soal vertikal semata. Konkretnya: keamanan dan martabat suatu kelompok butuh dua hal sekaligus, kelurusan hubungan dengan prinsip/Allah, dan ikatan/perjanjian yang sah dengan sesama manusia secara sosial-politik; mengandalkan salah satu saja dan mengabaikan yang lain adalah resep menuju kehinaan yang disebutkan ayat ini.