إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا لَنْ تُغْنِيَ عَنْهُمْ أَمْوَالُهُمْ وَلَا أَوْلَادُهُمْ مِنَ اللَّهِ شَيْئًا ۖ وَأُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۚ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang kufur, harta benda mereka dan anak-anak mereka sekali-kali tidak akan mencukupkan mereka sedikit pun dari Allah. Dan mereka itu penghuni api; mereka kekal di dalamnya.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا لَنْ تُغْنِيَ عَنْهُمْ أَمْوَالُهُمْ وَلَا أَوْلَادُهُمْ مِنَ اللَّهِ شَيْئًاinna lladziina kafaruu lan tughniya 'anhum amwaaluhum wa-laa awlaaduhum mina llaahi syay'ansesungguhnya orang-orang yang kufur, harta benda mereka dan anak-anak mereka sekali-kali tidak akan mencukupkan mereka sedikit pun dari Allah
- وَأُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِwa-ulaa'ika ash-haabu n-naaridan mereka itu penghuni api
- هُمْ فِيهَا خَالِدُونَhum fiihaa khaaliduunamereka kekal di dalamnya
Terjemahan per kata (18 kata)
- إِنَّinnasesungguhnya
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- كَفَرُواkafaruukufur
- لَنْlantidak akan
- تُغْنِيَtughniyamencukupkan
- عَنْهُمْ'anhumdari mereka
- أَمْوَالُهُمْamwaaluhumharta mereka
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- أَوْلَادُهُمْawlaaduhumanak-anak mereka
- مِنَminadari
- اللَّهِllaahiAllah
- شَيْئًاsyay'ansedikit pun
- وَأُولَٰئِكَwa-ulaa'ikadan mereka itu
- أَصْحَابُash-haabupenghuni
- النَّارِn-naariapi
- هُمْhummereka
- فِيهَاfiihaadi dalamnya
- خَالِدُونَkhaaliduunakekal
Inti bacaan
Bahwa harta dan anak sedikit pun tidak 'mencukupkan' orang kufur dari (azab) Allah menegaskan batas kegunaan aset material dalam pertanggungjawaban akhir. Konkretnya: jangan keliru mengira kekayaan atau garis keturunan sebagai jaminan keamanan dari akibat pilihan moralmu sendiri, sumber daya material punya kegunaannya, tapi bukan tameng dari akuntabilitas.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan bahwa harta dan keturunan sama sekali tidak akan menolong orang-orang yang kufur di hadapan Allah: mereka adalah penghuni api, kekal di dalamnya.
Renungan dan Hikmah
- Harta dan anak disebut bersama lagi di ayat ini. Allah menaruh keduanya sebagai satu pasangan. Dua hal yang paling diandalkan manusia.
- Yang ditolak bukan hartanya, melainkan gunanya di hadapan Allah. Di dunia ia berguna. Di sana ia tidak menutup apa pun.
- Kata sedikit pun ditambahkan Allah untuk menutup celah tawar-menawar. Bukan kurang berguna. Sama sekali tidak.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Ayat verba/nomina gny non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (laa yughnii 'tidak berguna/bermanfaat' dkk., konsisten; sub-putusan verba terdokumentasi di belum diputuskan); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi gny: ghaniyy diterjemahkan 'berkecukupan' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berkecukupan'); ghaniyy an diterjemahkan 'tidak memerlukan' (cabang preposisional); verba/istaghnaa/mughnuun pemakaian diteruskan (terjemahan lain konsisten; sub-putusan di belum diputuskan). Antonim internal: faqiir (35:15, 47:38, 3:181), fqr belum dibedah, 'fakir/miskin' interim. 'cukup' polos = wilayah k-f-y ('Cukuplah Allah' 27 ayat), beda bentuk dgn 'berkecukupan', didokumentasi. al-Ghaniyy (glos ilahi) = 'The Self-sufficient; aghnaa an = idiom 'mencukupi/menghindarkan dari' (laa yughnii = 'tidak berguna/menolong').