مَثَلُ مَا يُنْفِقُونَ فِي هَٰذِهِ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا كَمَثَلِ رِيحٍ فِيهَا صِرٌّ أَصَابَتْ حَرْثَ قَوْمٍ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ فَأَهْلَكَتْهُ ۚ وَمَا ظَلَمَهُمُ اللَّهُ وَلَٰكِنْ أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ

Perumpamaan apa yang mereka nafkahkan dalam kehidupan dunia ini seperti perumpamaan angin yang mengandung hawa sangat dingin, yang menimpa tanaman suatu kaum yang menzalimi diri mereka, lalu membinasakannya. Dan Allah tidak menzalimi mereka, tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. مَثَلُ مَا يُنْفِقُونَ فِي هَٰذِهِ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا كَمَثَلِ رِيحٍ فِيهَا صِرٌّ أَصَابَتْ حَرْثَ قَوْمٍ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ فَأَهْلَكَتْهُmatsalu maa yunfiquuna fii haadzihi l-hayaati d-dunyaa ka-matsali riihin fiihaa sirrun asaabat hartsa qawmin zhalamuu anfusahum fa-ahlakatsuperumpamaan apa yang mereka nafkahkan dalam kehidupan dunia ini seperti perumpamaan angin yang mengandung hawa sangat dingin, yang menimpa tanaman suatu kaum yang menzalimi diri mereka, lalu membinasakannya
  2. وَمَا ظَلَمَهُمُ اللَّهُ وَلَٰكِنْ أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَwa-maa zhalamahumu llaahu wa-laakin anfusahum yazhlimuunadan Allah tidak menzalimi mereka, tetapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri
Aplikasi

Perumpamaan infak yang musnah seperti tanaman dihantam angin dingin diletakkan pada kaum yang 'menzalimi diri mereka sendiri', kehancuran itu berakar dari kerusakan niat/batin pelakunya sendiri, bukan nasib buruk dari luar. Konkretnya: ketika kebaikan atau usaha yang sudah dikeluarkan terasa sia-sia, periksa dulu niat dan cara yang mendasarinya, kegagalan yang berulang sering berakar pada kekeliruan diri sendiri, bukan semata faktor eksternal yang tak terkendali.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar m-ts-l, n-f-q, h-y-y, d-n-w, r-w-h, s-r-r, s-w-b, h-r-ts, q-w-m, zh-l-m, n-f-s, h-l-k, a-l-h): mathal diterjemahkan 'perumpamaan'; yunfiquun diterjemahkan 'nafkahkan' (putaran 86); zhalamuu anfusahum diterjemahkan 'menzalimi diri' (nafs). Selaras.