هَا أَنْتُمْ أُولَاءِ تُحِبُّونَهُمْ وَلَا يُحِبُّونَكُمْ وَتُؤْمِنُونَ بِالْكِتَابِ كُلِّهِ وَإِذَا لَقُوكُمْ قَالُوا آمَنَّا وَإِذَا خَلَوْا عَضُّوا عَلَيْكُمُ الْأَنَامِلَ مِنَ الْغَيْظِ ۚ قُلْ مُوتُوا بِغَيْظِكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ

Inilah kalian: kalian mencintai mereka, padahal mereka tidak mencintai kalian, dan kalian beriman kepada Kitab seluruhnya. Apabila mereka berjumpa dengan kalian, mereka berkata, “Kami beriman.” Apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari karena murka kepada kalian. Katakanlah, “Matilah kalian karena kemurkaan kalian itu!” Sesungguhnya Allah mengetahui segala isi dada.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. هَا أَنْتُمْ أُولَاءِ تُحِبُّونَهُمْ وَلَا يُحِبُّونَكُمْ وَتُؤْمِنُونَ بِالْكِتَابِ كُلِّهِ وَإِذَا لَقُوكُمْ قَالُوا آمَنَّا وَإِذَا خَلَوْا عَضُّوا عَلَيْكُمُ الْأَنَامِلَ مِنَ الْغَيْظِhaa antum ulaa'i tuhibbuunahum wa-laa yuhibbuunakum wa-tu'minuuna bi-l-kitaabi kullihi wa-idzaa laquukum qaaluu aamannaa wa-idzaa khalaw 'adhdhuu 'alaykumu l-anaamila mina l-ghayzhiinilah kalian: kalian mencintai mereka, padahal mereka tidak mencintai kalian, dan kalian beriman kepada Kitab seluruhnya; apabila mereka berjumpa dengan kalian, mereka berkata, 'kami beriman'; apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari karena murka kepada kalian
  2. قُلْ مُوتُوا بِغَيْظِكُمْqul muutuu bi-ghayzhikumkatakanlah, 'matilah kalian karena kemurkaan kalian itu'
  3. إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِinna llaaha 'aliimun bi-dzaati sh-shuduurisesungguhnya Allah mengetahui segala isi dada

Terjemahan per kata (28 kata)

  1. هَاhaaini
  2. أَنْتُمْantumkalian
  3. أُولَاءِulaa'imereka itu
  4. تُحِبُّونَهُمْtuhibbuunahumkalian mencintai mereka
  5. وَلَاwa-laadan tidak
  6. يُحِبُّونَكُمْyuhibbuunakummereka mencintai kalian
  7. وَتُؤْمِنُونَwa-tu'minuunadan kalian beriman
  8. بِالْكِتَابِbi-l-kitaabipada Kitab
  9. كُلِّهِkullihiseluruhnya
  10. وَإِذَاwa-idzaadan apabila
  11. لَقُوكُمْlaquukummereka bertemu kalian
  12. قَالُواqaaluumereka berkata
  13. آمَنَّاaamannaakami beriman
  14. وَإِذَاwa-idzaadan apabila
  15. خَلَوْاkhalawmereka menyendiri
  16. عَضُّوا'adhdhuumereka menggigit
  17. عَلَيْكُمُ'alaykumuatas kalian
  18. الْأَنَامِلَl-anaamilaujung jari
  19. مِنَminadari
  20. الْغَيْظِl-ghayzhikemarahan
  21. قُلْqulkatakanlah
  22. مُوتُواmuutuumatilah kalian
  23. بِغَيْظِكُمْbi-ghayzhikumdengan kemarahan kalian
  24. إِنَّinnasesungguhnya
  25. اللَّهَllaahaAllah
  26. عَلِيمٌ'aliimunberilmu
  27. بِذَاتِbi-dzaatipada isi
  28. الصُّدُورِsh-shuduuridada

Inti bacaan

'Kalian mencintai mereka, padahal mereka tidak mencintai kalian' menyoroti kepincangan relasi: kesetiaan sepihak yang tidak dibalas, apalagi ketika pihak lain berpura-pura di depan dan murka diam-diam di belakang. Konkretnya: waspadai pola hubungan, personal atau kelompok, di mana kau terus berinvestasi perhatian dan loyalitas kepada pihak yang faktanya tidak membalas dengan tulus; kesadaran akan ketimpangan ini penting sebelum ia menguras dirimu habis.

Tafsiran

Ayat ini menyingkap ironi: kaum beriman mencintai pihak yang tidak membalas cinta itu, sedangkan kebencian mereka tersembunyi jauh lebih besar daripada yang tampak; Allah mengetahui segala yang tersimpan dalam dada.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut kalian mencintai mereka padahal mereka tidak mencintai kalian. Arahnya satu. Yang perlu diketahui bukan siapa mereka, melainkan bahwa hubungan itu tak berbalas.
  • Allah menyebut kalian beriman kepada Kitab seluruhnya. Termasuk yang mereka pegang. Yang lebih lapang justru pihak yang tak dicintai.
  • Allah menyuruh menjawab: matilah kalian karena kemarahan kalian. Bukan membalas benci. Yang dikembalikan kepada mereka perasaan mereka sendiri, bukan perbuatan baru.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').