وَإِذْ غَدَوْتَ مِنْ أَهْلِكَ تُبَوِّئُ الْمُؤْمِنِينَ مَقَاعِدَ لِلْقِتَالِ ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Dan ingatlah ketika engkau berangkat pada pagi hari meninggalkan keluargamu, engkau menempatkan orang-orang beriman pada pos-pos pertempuran. Dan Allah mendengar lagi berilmu.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَإِذْ غَدَوْتَ مِنْ أَهْلِكَ تُبَوِّئُ الْمُؤْمِنِينَ مَقَاعِدَ لِلْقِتَالِwa-idz ghadawta min ahlika tubawwi'u l-mu'miniina maqaa'ida li-l-qitaalidan ingatlah ketika engkau berangkat pada pagi hari meninggalkan keluargamu, engkau menempatkan orang-orang beriman pada pos-pos pertempuran
  2. وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌwa-llaahu samii'un 'aliimundan Allah mendengar lagi berilmu

Terjemahan per kata (11 kata)

  1. وَإِذْwa-idzdan ketika
  2. غَدَوْتَghadawtaengkau berangkat pagi
  3. مِنْmindari
  4. أَهْلِكَahlikakeluargamu
  5. تُبَوِّئُtubawwi'uengkau menempatkan
  6. الْمُؤْمِنِينَl-mu'miniinaorang-orang beriman
  7. مَقَاعِدَmaqaa'idatempat-tempat
  8. لِلْقِتَالِli-l-qitaaliuntuk berperang
  9. وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
  10. سَمِيعٌsamii'unmendengar
  11. عَلِيمٌ'aliimunberilmu

Inti bacaan

Persiapan Nabi mengatur posisi pasukan sebelum pertempuran, bukan langsung bertempur tanpa rencana, menunjukkan bahwa tawakal tidak meniadakan perencanaan matang. Konkretnya: kepercayaan pada pertolongan Allah semestinya berjalan bersama ikhtiar taktis yang serius, bukan sebagai pengganti perencanaan; menyerahkan hasil kepada Allah tidak membebaskan seseorang dari kewajiban mempersiapkan langkah dengan cermat.

Tafsiran

Ayat ini membuka rangkaian narasi Perang Uhud, mengingatkan saat penempatan pasukan mukmin di pos-pos pertempuran pada pagi hari.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut ia berangkat pada pagi hari meninggalkan keluarganya. Rincian waktu. Peristiwanya diberi jam, bukan dibiarkan mengambang.
  • Yang ia kerjakan menempatkan orang beriman pada pos-pos pertempuran. Diatur. Yang bersandar kepada-Nya tetap menyusun barisan lebih dahulu.
  • Allah menutup dengan Dia mendengar lagi berilmu. Sesudah bicara pengaturan pasukan. Yang mengatur strategi disaksikan sampai ke percakapannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').