وَلَقَدْ نَصَرَكُمُ اللَّهُ بِبَدْرٍ وَأَنْتُمْ أَذِلَّةٌ ۖ فَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Dan sungguh, Allah telah menolong kalian di Badar, padahal kalian adalah orang-orang lemah. Maka bertakwalah kepada Allah, agar kalian bersyukur.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَلَقَدْ نَصَرَكُمُ اللَّهُ بِبَدْرٍ وَأَنْتُمْ أَذِلَّةٌwa-laqad nasarakumu llaahu bi-badrin wa-antum adzillatundan sungguh, Allah telah menolong kalian di Badar, padahal kalian adalah orang-orang lemah
  2. فَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَfa-ttaquu llaaha la'allakum tashkuruunamaka bertakwalah kepada Allah agar kalian bersyukur
Aplikasi

Pertolongan di Badar datang justru ketika kaum mukmin 'lemah' secara jumlah dan perlengkapan, keterbatasan sumber daya bukan penghalang hasil baik. Konkretnya: jangan menunda bertindak atau menyerah pada suatu perjuangan hanya karena merasa kalah modal atau kalah jumlah dibanding lawan, banyak keberhasilan justru tercatat berasal dari posisi yang secara material tampak lemah.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini murni (kamu diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; sufiks '-mu' jamak diterjemahkan 'kalian'), kata kunci syukur tak diubah (sisi-hamba sudah selaras). Konvensi shkr: manusia diterjemahkan 'bersyukur' (tanpa penanda intensitas; contoh serupa ghaffaar), Allah diterjemahkan 'mengganjar'/'pengganjar' (6 ayat, SEMUA indefinit diterjemahkan kecil tanpa 'Maha'), masykuur diterjemahkan 'diganjar'. Pembeda: 76:22 jazaa'≠mashkuur sesisian; 'menerima' milik akar q-b-l, 'menyambut' milik akar t-w-b; antonim kufr (76:3, 14:7, 27:40). Lih.. sebagian penerjemah: '(And God had already helped you at Badr,1 when you were despised. Antonim resmi kufr ('contr. of kufraan') = menutupi (nikmat).