وَلَا تَهِنُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَنْتُمُ الْأَعْلَوْنَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
Dan janganlah kalian lemah, dan jangan bersedih, padahal kalianlah yang lebih tinggi, jika kalian orang-orang beriman.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَلَا تَهِنُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَنْتُمُ الْأَعْلَوْنَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَwa-laa tahinuu wa-laa tahzanuu wa-antumu l-a'lawna in kuntum mu'miniinadan janganlah kalian lemah, dan jangan bersedih, padahal kalianlah yang lebih tinggi, jika kalian orang-orang beriman
Aplikasi
Larangan '(merasa) lemah' dan 'bersedih hati' disandingkan dengan pengingat status, 'kalian paling tinggi derajatnya', sebagai penopang mental menghadapi kekalahan pascaperang Uhud. Konkretnya: saat mengalami kemunduran, jangkarkan ketahanan mentalmu pada nilai atau tujuan yang lebih besar dari hasil sesaat itu, kekalahan satu babak tidak meniadakan makna perjuanganmu secara keseluruhan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) passthrough; per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan pending. Lih.. of saghiir, but see azhiim'; keluarga memuat 'the greatest, or oldest, ancestor' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.