وَلَقَدْ كُنْتُمْ تَمَنَّوْنَ الْمَوْتَ مِنْ قَبْلِ أَنْ تَلْقَوْهُ فَقَدْ رَأَيْتُمُوهُ وَأَنْتُمْ تَنْظُرُونَ
Dan sungguh kalian dahulu mengharapkan mati sebelum kalian menemuinya; maka sungguh kalian telah melihatnya, sedang kalian menyaksikan.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَلَقَدْ كُنْتُمْ تَمَنَّوْنَ الْمَوْتَ مِنْ قَبْلِ أَنْ تَلْقَوْهُ فَقَدْ رَأَيْتُمُوهُ وَأَنْتُمْ تَنْظُرُونَwa-laqad kuntum tatamannawna l-mawta min qabli an talqawhu fa-qad ra'aytumuuhu wa-antum tanzhuruunadan sungguh kalian dahulu mengharapkan mati sebelum kalian menemuinya, maka sungguh kalian telah melihatnya, sedang kalian menyaksikan
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar k-w-n, m-n-y, m-w-t, q-b-l, l-q-y, r-a-y, n-zh-r): tamannawna l-mawt diterjemahkan 'mengharapkan mati'. gloss '(syahid)/(peperangan)' dibuang. Selaras arus utama.
Aplikasi
Kontras antara mengharapkan kematian di jalan Allah sebelum menghadapinya, dan benar-benar melihatnya secara langsung, menyoroti jarak antara aspirasi abstrak dan kenyataan yang berat. Konkretnya: berhati-hatilah meromantisasi komitmen besar atau pengorbanan berat sebelum benar-benar merasakan bebannya, ukur tekadmu dari responsmu di saat nyata, bukan dari niat yang diucapkan sebelumnya di masa tenang.