وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ أَنْ تَمُوتَ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ كِتَابًا مُؤَجَّلًا ۗ وَمَنْ يُرِدْ ثَوَابَ الدُّنْيَا نُؤْتِهِ مِنْهَا وَمَنْ يُرِدْ ثَوَابَ الْآخِرَةِ نُؤْتِهِ مِنْهَا ۚ وَسَنَجْزِي الشَّاكِرِينَ

Dan tidak ada bagi setiap yang bernyawa untuk mati, kecuali dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Dan siapa yang menghendaki pahala dunia, Kami berikan kepadanya sebagian darinya; dan siapa yang menghendaki pahala akhirat, Kami berikan kepadanya sebagian darinya. Dan Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ أَنْ تَمُوتَ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ كِتَابًا مُؤَجَّلًاwa-maa kaana li-nafsin an tamuuta illaa bi-idzni llaahi kitaaban mu'ajjalandan tidak ada bagi setiap yang bernyawa untuk mati, kecuali dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya
  2. وَمَنْ يُرِدْ ثَوَابَ الدُّنْيَا نُؤْتِهِ مِنْهَا وَمَنْ يُرِدْ ثَوَابَ الْآخِرَةِ نُؤْتِهِ مِنْهَاwa-man yurid tsawaaba d-dunyaa nu'tihi minhaa wa-man yurid tsawaaba l-aakhirati nu'tihi minhaadan siapa yang menghendaki pahala dunia, Kami berikan kepadanya sebagian darinya, dan siapa yang menghendaki pahala akhirat, Kami berikan kepadanya sebagian darinya
  3. وَسَنَجْزِي الشَّاكِرِينَwa-sa-najzii sy-syaakiriinadan Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur

Terjemahan per kata (24 kata)

  1. وَمَاwa-maadan tidaklah
  2. كَانَkaanaadalah
  3. لِنَفْسٍli-nafsinbagi seseorang
  4. أَنْanuntuk
  5. تَمُوتَtamuutamati
  6. إِلَّاillaakecuali
  7. بِإِذْنِbi-idznidengan izin
  8. اللَّهِllaahiAllah
  9. كِتَابًاkitaabankitab
  10. مُؤَجَّلًاmu'ajjalanyang ditentukan waktunya
  11. وَمَنْwa-mandan orang yang
  12. يُرِدْyuridmenghendaki
  13. ثَوَابَtsawaabapahala
  14. الدُّنْيَاd-dunyaadunia
  15. نُؤْتِهِnu'tihiKami berikan kepadanya
  16. مِنْهَاminhaadarinya
  17. وَمَنْwa-mandan orang yang
  18. يُرِدْyuridmenghendaki
  19. ثَوَابَtsawaabapahala
  20. الْآخِرَةِl-aakhiratiakhirat
  21. نُؤْتِهِnu'tihiKami berikan kepadanya
  22. مِنْهَاminhaadarinya
  23. وَسَنَجْزِيwa-sa-najziidan Kami akan membalas
  24. الشَّاكِرِينَsy-syaakiriinaorang-orang yang bersyukur

Inti bacaan

Pembagian tegas ini, orientasi pada pahala dunia menghasilkan pahala dunia, orientasi pada pahala akhirat menghasilkan pahala akhirat, menyiratkan bahwa hasil yang kau terima cenderung sesuai dengan objek yang sungguh-sungguh kau kejar. Konkretnya: periksa jujur apa yang benar-benar kau incar dalam suatu usaha, pengakuan duniawi atau nilai yang lebih kekal, karena itulah yang paling mungkin benar-benar kau dapatkan, bukan sesuatu lain yang cuma kau harapkan sambil lalu.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan bahwa kematian sepenuhnya di tangan izin Allah, dan pilihan seseorang antara mengejar pahala dunia atau akhirat menentukan apa yang diterimanya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut tak ada yang bernyawa mati kecuali dengan izin-Nya. Bukan dengan sebab. Yang menentukan bukan yang tampak sebagai penyebabnya.
  • Dia menyebutnya ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Ada jadwalnya. Yang berperang dan yang tinggal di rumah sama-sama berada di bawah jadwal itu.
  • Allah menyebut siapa menghendaki pahala dunia diberi sebagiannya, dan siapa menghendaki akhirat diberi sebagiannya. Dua-duanya diberi. Yang membedakan bukan diterimanya, melainkan apa yang diminta.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini selaras utk sisi-hamba ('bersyukur'; profil verba terjemahan lain 42/42 seragam). Konvensi shkr: manusia diterjemahkan 'bersyukur' (tanpa penanda intensitas; contoh serupa ghaffaar), Allah diterjemahkan 'mengganjar'/'pengganjar' (6 ayat, SEMUA indefinit diterjemahkan kecil tanpa 'Maha'), masykuur diterjemahkan 'diganjar'. Pembeda: 76:22 jazaa'≠mashkuur sesisian; 'menerima' milik akar q-b-l, 'menyambut' milik akar t-w-b; antonim kufr (76:3, 14:7, 27:40). Antonim resmi kufr ('contr. of kufraan') = menutupi (nikmat).