فَآتَاهُمُ اللَّهُ ثَوَابَ الدُّنْيَا وَحُسْنَ ثَوَابِ الْآخِرَةِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
Maka Allah menganugerahkan kepada mereka pahala dunia dan pahala akhirat yang baik. Dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَآتَاهُمُ اللَّهُ ثَوَابَ الدُّنْيَا وَحُسْنَ ثَوَابِ الْآخِرَةِfa-aataahumu llaahu tsawaaba d-dunyaa wa-husna tsawaabi l-aakhiratimaka Allah menganugerahkan kepada mereka pahala dunia dan pahala akhirat yang baik
- وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَwallaahu yuhibbu l-muhsiniinadan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan
Catatan pilihan kata (ringkas)
Hbb per konvensi ('mencintai' seragam; negasi tegas); per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi Hbb: 'mencintai/cinta' seragam termasuk NEGASI (laa yuhibbu diterjemahkan 'tidak mencintai', pelunakan 'tidak menyukai' terjemahan lain dibongkar); biji passthrough. Lih.. sebagian penerjemah: 'So God gave them the reward of the World and the good reward of the Hereafter; and God loves the doers of good.' h-b-b: verba habba/ahabba = mencintai; hubb/mahabbah = cinta; cabang kedua habb/habbah = biji (per corpus).
Aplikasi
Anugerah 'balasan dunia dan pahala akhirat yang baik' ini menyusul pola sikap tepat yang dijelaskan ayat-ayat sebelumnya, permohonan ampun, keteguhan, kebaikan. Konkretnya: hasil ganda berupa kebaikan dunia dan akhirat bukan hal terpisah dari proses menjalani kesulitan dengan benar; keduanya adalah buah dari cara merespons, bukan sekadar hadiah yang lepas dari usaha.