بَلِ اللَّهُ مَوْلَاكُمْ ۖ وَهُوَ خَيْرُ النَّاصِرِينَ
Bahkan Allah pelindung kalian, dan Dia sebaik-baik penolong.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- بَلِ اللَّهُ مَوْلَاكُمْbali llaahu mawlaakumbahkan Allah pelindung kalian
- وَهُوَ خَيْرُ النَّاصِرِينَwa-huwa khayru n-naashiriinadan Dia sebaik-baik penolong
Terjemahan per kata (6 kata)
- بَلِbalibahkan
- اللَّهُllaahuAllah
- مَوْلَاكُمْmawlaakumpelindung kalian
- وَهُوَwa-huwadan Dia
- خَيْرُkhayrusebaik-baik
- النَّاصِرِينَn-naashiriinapara penolong
Inti bacaan
Penegasan 'Allah pelindung kalian, sebaik-baik penolong' ditempatkan tepat setelah peringatan agar tidak taat pada pihak yang memusuhi, penopang bagi keberanian menolak tekanan itu. Konkretnya: ketika menolak ikut arus atau tekanan sosial yang salah terasa berisiko, sandaran batin yang dipakai bukan keyakinan pada kekuatan sendiri semata, melainkan kepercayaan bahwa ada perlindungan yang lebih besar daripada risiko kehilangan dukungan pihak yang menekan.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan bahwa pelindung sejati bukanlah pihak yang kufur, melainkan Allah: sebaik-baik penolong.
Renungan dan Hikmah
- Allah membuka dengan bahkan. Membantah lebih dahulu. Tawaran perlindungan dari pihak lain ditolak sebelum penggantinya disebut.
- Dua sebutan dipakai: pelindung, lalu sebaik-baik penolong. Berurutan. Yang menaungi disebut dahulu, yang bertindak menyusul.
- Allah menaruhnya tepat sesudah larangan menaati pihak yang kufur. Berdempetan. Yang disuruh menolak diberi tahu kepada siapa ia bersandar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-l-h, w-l-y, kh-y-r, n-s-r): mawlaa diterjemahkan 'pelindung' (akar w-l-y); khayr an-naasiriin diterjemahkan 'sebaik-baik penolong'. Selaras.