إِذْ تُصْعِدُونَ وَلَا تَلْوُونَ عَلَىٰ أَحَدٍ وَالرَّسُولُ يَدْعُوكُمْ فِي أُخْرَاكُمْ فَأَثَابَكُمْ غَمًّا بِغَمٍّ لِكَيْلَا تَحْزَنُوا عَلَىٰ مَا فَاتَكُمْ وَلَا مَا أَصَابَكُمْ ۗ وَاللَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

Ketika kalian lari, dan tidak menoleh kepada siapa pun, sedangkan Rasul memanggil kalian dari belakang, maka Dia membalas kalian dengan kesedihan demi kesedihan, agar kalian tidak bersedih terhadap apa yang luput dari kalian dan terhadap apa yang menimpa kalian. Dan Allah waskita terhadap apa yang kalian kerjakan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. إِذْ تُصْعِدُونَ وَلَا تَلْوُونَ عَلَىٰ أَحَدٍ وَالرَّسُولُ يَدْعُوكُمْ فِي أُخْرَاكُمْ فَأَثَابَكُمْ غَمًّا بِغَمٍّ لِكَيْلَا تَحْزَنُوا عَلَىٰ مَا فَاتَكُمْ وَلَا مَا أَصَابَكُمْidz tus'iduuna wa-laa talwuuna alaa ahadin wa-r-rasuulu yad'uukum fii ukhraakum fa-atsaabakum ghamman bi-ghammin li-kaylaa tahzanuu alaa maa faatakum wa-laa maa asaabakumketika kalian lari, dan tidak menoleh kepada siapa pun, sedangkan Rasul memanggil kalian dari belakang, maka Dia membalas kalian dengan kesedihan demi kesedihan, agar kalian tidak bersedih terhadap apa yang luput dari kalian dan terhadap apa yang menimpa kalian
  2. وَاللَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَwallaahu khabiirun bimaa ta'maluunadan Allah waskita terhadap apa yang kalian kerjakan
Catatan pilihan kata (ringkas)

khabiir diterjemahkan 'waskita' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; pasangan sebutan belum-dibedah (latiif/basiir) dipertahankan sementara. Konvensi xbr: khabiir diterjemahkan 'waskita' (45 ayat, SEMUA utk Allah; 39 indefinit diterjemahkan kecil tanpa Maha, 6 takrif diterjemahkan 'Sang Waskita'); khabar/akhbaar diterjemahkan 'kabar/berita' (loanword akar); khubr passthrough+catatan. Pembeda: aliim diterjemahkan 'berilmu' (formula aliimun khabiir 4× kini 'berilmu lagi waskita'); terjemahan lain MEMBELAH lema (Teliti 36 / Mengetahui-Mengenal 9). Kolisi mati terdokumentasi: batin (b-t-n 57:3), mengenal (-r-f), duga (=zhann!). Lih.. Jangkar: khabiir = petani penggarap.

Aplikasi

'Kalian lari dan tidak menoleh kepada siapa pun, sedangkan Rasul memanggil kalian dari belakang' menggambarkan bagaimana panik bisa membuat orang mengabaikan bahkan seruan tolong dari orang terdekat yang ada tepat di belakangnya. Konkretnya: latih ketenangan menghadapi tekanan mendadak supaya tidak sampai mengabaikan orang yang justru sedang meminta bantuanmu di tengah kepanikan bersama, jangan biarkan naluri lari menutup kepekaan terhadap sekitarmu.