يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ كَفَرُوا وَقَالُوا لِإِخْوَانِهِمْ إِذَا ضَرَبُوا فِي الْأَرْضِ أَوْ كَانُوا غُزًّى لَوْ كَانُوا عِنْدَنَا مَا مَاتُوا وَمَا قُتِلُوا لِيَجْعَلَ اللَّهُ ذَٰلِكَ حَسْرَةً فِي قُلُوبِهِمْ ۗ وَاللَّهُ يُحْيِي وَيُمِيتُ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian seperti orang-orang yang kufur dan berkata kepada saudara-saudara mereka, apabila mereka bepergian di bumi atau berperang, “Sekiranya mereka tetap bersama kami, tentu mereka tidak mati dan tidak terbunuh,” agar Allah menjadikan hal itu sebagai penyesalan dalam hati mereka. Dan Allah menghidupkan dan mematikan. Dan Allah melihat apa yang kalian kerjakan.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ كَفَرُوا وَقَالُوا لِإِخْوَانِهِمْ إِذَا ضَرَبُوا فِي الْأَرْضِ أَوْ كَانُوا غُزًّى لَوْ كَانُوا عِنْدَنَا مَا مَاتُوا وَمَا قُتِلُوا لِيَجْعَلَ اللَّهُ ذَٰلِكَ حَسْرَةً فِي قُلُوبِهِمْyaa ayyuhaa lladziina aamanuu laa takuunuu ka-lladziina kafaruu wa-qaaluu li-ikhwaanihim idzaa darabuu fii l-ardi aw kaanuu ghuzzan law kaanuu indanaa maa maatuu wa-maa qutiluu li-yaj'ala llaahu dzaalika hasratan fii quluubihimwahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian seperti orang-orang yang kufur dan berkata kepada saudara-saudara mereka, apabila mereka bepergian di bumi atau berperang, sekiranya mereka tetap bersama kami, tentu mereka tidak mati dan tidak terbunuh, agar Allah menjadikan hal itu sebagai penyesalan dalam hati mereka
  2. وَاللَّهُ يُحْيِي وَيُمِيتُwallaahu yuhyii wa-yumiitudan Allah menghidupkan dan mematikan
  3. وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌwallaahu bimaa ta'maluuna basiirundan Allah melihat apa yang kalian kerjakan
Catatan pilihan kata (ringkas)

sebutan diterjemahkan 'melihat' per takrif corpus; kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (probe 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (-amandemen: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = passthrough (cabang mata-hati didokumentasi). ⚠ Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. Lih.. of dariir'; glos ilahi: 'He who sees all things, both what are apparent and what are occult, WITHOUT ANY ORGAN'; cabang-2: 'endowed with mental perception'.

Aplikasi

Larangan meniru mereka yang berkata tentang saudara yang gugur, 'seandainya mereka tetap bersama kami, tentulah mereka tidak mati', menyasar kebiasaan menghakimi keputusan berani orang lain lewat penyesalan yang dibuat-buat setelah kejadian. Konkretnya: tahan diri dari kebiasaan 'seandainya' yang meremehkan keputusan berisiko orang lain pascatragedi, bertahan di tempat aman toh tidak pernah benar-benar menjamin keselamatan siapa pun.