إِنْ يَنْصُرْكُمُ اللَّهُ فَلَا غَالِبَ لَكُمْ ۖ وَإِنْ يَخْذُلْكُمْ فَمَنْ ذَا الَّذِي يَنْصُرُكُمْ مِنْ بَعْدِهِ ۗ وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ

Jika Allah menolong kalian, maka tidak ada yang dapat mengalahkan kalian; dan jika Dia membiarkan kalian, maka siapakah yang dapat menolong kalian setelah itu? Dan hanya kepada Allah hendaklah orang-orang beriman bertawakal.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. إِنْ يَنْصُرْكُمُ اللَّهُ فَلَا غَالِبَ لَكُمْin yanshurkumu llaahu fa-laa ghaaliba lakumjika Allah menolong kalian, maka tidak ada yang dapat mengalahkan kalian
  2. وَإِنْ يَخْذُلْكُمْ فَمَنْ ذَا الَّذِي يَنْصُرُكُمْ مِنْ بَعْدِهِwa-in yakhdzulkum fa-man dzaa lladzii yanshurukum min ba'dihidan jika Dia membiarkan kalian, maka siapakah yang dapat menolong kalian setelah itu
  3. وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَwa-'alaa llaahi fa-l-yatawakkali l-mu'minuunadan hanya kepada Allah hendaklah orang-orang beriman bertawakal

Terjemahan per kata (18 kata)

  1. إِنْinjika
  2. يَنْصُرْكُمُyanshurkumumenolong kalian
  3. اللَّهُllaahuAllah
  4. فَلَاfa-laamaka tidak ada
  5. غَالِبَghaalibayang mengalahkan
  6. لَكُمْlakumbagi kalian
  7. وَإِنْwa-indan jika
  8. يَخْذُلْكُمْyakhdzulkummembiarkan kalian
  9. فَمَنْfa-manmaka orang yang
  10. ذَاdzaayang
  11. الَّذِيlladziiyang
  12. يَنْصُرُكُمْyanshurukummenolong kalian
  13. مِنْmindari
  14. بَعْدِهِba'dihisesudahnya
  15. وَعَلَىwa-'alaadan atas
  16. اللَّهِllaahiAllah
  17. فَلْيَتَوَكَّلِfa-l-yatawakkalimaka hendaklah bertawakal
  18. الْمُؤْمِنُونَl-mu'minuunaorang-orang beriman

Inti bacaan

Kepastian bahwa 'jika Allah menolong kalian, tidak ada yang dapat mengalahkan kalian; jika Dia membiarkan kalian, siapakah yang dapat menolong' menempatkan sandaran akhir di luar kalkulasi aliansi manusia semata. Konkretnya: bangun jejaring dan dukungan manusiawi seperlunya, tapi jangan menaruh kepercayaan pamungkasmu pada kekuatan aliansi itu sendiri, sadarilah batasnya.

Tafsiran

Ayat ini menutup rangkaian nasihat pasca-Uhud dengan penegasan tauhid: pertolongan sejati hanya dari Allah, maka tawakal semestinya hanya kepada-Nya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut dua kemungkinan, bukan satu. Ditolong dan dibiarkan. Keduanya ditaruh berdampingan tanpa dihaluskan.
  • Pertanyaan di tengah ayat tidak dijawab. Siapa yang dapat menolong sesudah itu. Kosongnya jawaban adalah jawabannya.
  • Penutupnya perintah bersandar, bukan perintah berhenti berusaha. Allah menunjuk tempat bersandar, bukan melarang bergerak. Yang diatur arah percaya, bukan kadar usaha.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar n-s-r, a-l-h, gh-l-b, kh-dz-l, b-'-d, w-k-l, a-m-n): tawakkal diterjemahkan 'bertawakal' (akar w-k-l putaran 61); yakhdhul diterjemahkan 'membiarkan'.