هُمْ دَرَجَاتٌ عِنْدَ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِمَا يَعْمَلُونَ

Mereka bertingkat-tingkat di sisi Allah. Dan Allah melihat apa yang mereka kerjakan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. هُمْ دَرَجَاتٌ عِنْدَ اللَّهِhum darajaatun 'inda llaahimereka bertingkat-tingkat di sisi Allah
  2. وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِمَا يَعْمَلُونَwa-llaahu bashiirun bi-maa ya'maluunadan Allah melihat apa yang mereka kerjakan

Terjemahan per kata (8 kata)

  1. هُمْhummereka
  2. دَرَجَاتٌdarajaatunderajat
  3. عِنْدَ'indadi sisi
  4. اللَّهِllaahiAllah
  5. وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
  6. بَصِيرٌbashiirunmelihat
  7. بِمَاbi-maapada apa yang
  8. يَعْمَلُونَya'maluunamereka kerjakan

Inti bacaan

Bahwa 'mereka bertingkat-tingkat di sisi Allah' menegaskan penilaian yang berjenjang dan personal, bukan pukul rata terhadap semua orang dalam satu kelompok. Konkretnya: hindari menyamaratakan penilaian moral terhadap sekumpulan orang secara kolektif, setiap orang punya kedudukannya sendiri berdasarkan perbuatannya masing-masing, bukan berdasarkan digolongkan bersama pihak lain.

Tafsiran

Ayat ini menutup perbandingan sebelumnya: kedudukan setiap orang di sisi Allah bertingkat sesuai perbuatannya yang senantiasa dilihat.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut derajat, bukan dua kelompok. Bukan baik dan buruk saja. Ada tangga di antaranya.
  • Tingkatannya ditentukan di sisi-Nya, bukan di mata orang. Ukurannya bukan pandangan sesama. Penilaiannya di tempat lain.
  • Kalimat terakhirnya menyebut penglihatan, bukan pendengaran. Allah melihat apa yang mereka kerjakan. Tangganya disusun dari perbuatan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

sebutan diterjemahkan 'melihat' per takrif corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y.