أَوَلَمَّا أَصَابَتْكُمْ مُصِيبَةٌ قَدْ أَصَبْتُمْ مِثْلَيْهَا قُلْتُمْ أَنَّىٰ هَٰذَا ۖ قُلْ هُوَ مِنْ عِنْدِ أَنْفُسِكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Apakah ketika kalian ditimpa suatu musibah, padahal kalian telah menimpakan dua kali lipatnya, kalian berkata, “Dari mana datangnya ini?” Katakanlah, “Itu dari sisi diri kalian sendiri.” Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- أَوَلَمَّا أَصَابَتْكُمْ مُصِيبَةٌ قَدْ أَصَبْتُمْ مِثْلَيْهَا قُلْتُمْ أَنَّىٰ هَٰذَاa-wa-lammaa ashaabatkum mushiibatun qad ashabtum mitslayhaa qultum annaa haadzaaapakah ketika kalian ditimpa suatu musibah, padahal kalian telah menimpakan dua kali lipatnya, kalian berkata, dari mana datangnya ini
- قُلْ هُوَ مِنْ عِنْدِ أَنْفُسِكُمْqul huwa min 'indi anfusikumkatakanlah, itu dari sisi diri kalian sendiri
- إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌinna llaaha 'alaa kulli syay'in qadiirunsesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu
Terjemahan per kata (20 kata)
- أَوَلَمَّاa-wa-lammaaapakah ketika
- أَصَابَتْكُمْashaabatkummenimpa kalian
- مُصِيبَةٌmushiibatunmusibah
- قَدْqadsungguh
- أَصَبْتُمْashabtumkalian peroleh
- مِثْلَيْهَاmitslayhaadua kali lipatnya
- قُلْتُمْqultumkalian berkata
- أَنَّىٰannaabagaimana
- هَٰذَاhaadzaaini
- قُلْqulkatakanlah
- هُوَhuwaitu
- مِنْmindari
- عِنْدِ'indisisi
- أَنْفُسِكُمْanfusikumdiri kalian sendiri
- إِنَّinnasesungguhnya
- اللَّهَllaahaAllah
- عَلَىٰ'alaaatas
- كُلِّkullisegala
- شَيْءٍsyay'insesuatu
- قَدِيرٌqadiirunberkuasa
Inti bacaan
Menghadapi kekalahan Uhud setelah kemenangan Badar, jawaban yang diminta bukan menyalahkan nasib atau musuh, melainkan 'Katakanlah: itu dari kesalahan diri kalian sendiri'. Konkretnya: ketika sebuah kemunduran datang setelah masa keberhasilan, langkah sehat pertama adalah mengaudit pilihan dan kedisiplinanmu sendiri, bukan buru-buru mencari sebab dari luar, kebiasaan menyalahkan keadaan adalah tepat yang dikoreksi di sini.
Tafsiran
Ayat ini menegur keheranan atas kekalahan yang menimpa, padahal sebelumnya mereka sendiri pernah menimpakan kerugian dua kali lipat kepada pihak lain; sebab kekalahan ini ada pada diri mereka sendiri, bukan di luar kendali Allah.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut kalian telah menimpakan dua kali lipatnya. Sebelum menjawab. Perbandingan itu diletakkan lebih dahulu supaya pertanyaan mereka terdengar sendiri.
- Allah merekam pertanyaan mereka: dari mana datangnya ini. Mencari sebab di luar. Yang pertama terpikir saat tertimpa adalah siapa yang harus disalahkan.
- Jawaban yang Dia perintahkan: itu dari sisi diri kalian sendiri. Sebabnya di dalam. Yang dicari di luar ternyata tak perlu dicari jauh.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
qdr per konvensi; per kelas morfologi corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi qdr: qadiir diterjemahkan 'berkuasa'; qaadir diterjemahkan 'kuasa' (75:40/86:8 terjemahan lain jujur); muqtadir diterjemahkan 'berkuasa penuh'; qadar diterjemahkan kadar/ketentuan/ukuran; Lailatulqadar=nama; cabang ukur-sempit pemakaian diteruskan.