وَمَا أَصَابَكُمْ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعَانِ فَبِإِذْنِ اللَّهِ وَلِيَعْلَمَ الْمُؤْمِنِينَ
Dan apa yang menimpa kalian pada hari bertemunya dua pasukan terjadi dengan izin Allah, dan agar Dia mengetahui orang-orang yang beriman
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَمَا أَصَابَكُمْ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعَانِ فَبِإِذْنِ اللَّهِ وَلِيَعْلَمَ الْمُؤْمِنِينَwa-maa asaabakum yawma ltaqaa l-jam'aani fa-bi-idzni llaahi wa-li-ya'lama l-mu'miniinadan apa yang menimpa kalian pada hari bertemunya dua pasukan terjadi dengan izin Allah, dan agar Dia mengetahui orang-orang yang beriman
Catatan pilihan kata (ringkas)
C3 passthrough: kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras;: kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian (kelas morfologi corpus: murni-2MP); lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = passthrough terjemahan lain (selaras). Lih..
Aplikasi
Bahwa apa yang menimpa mereka 'terjadi atas izin Allah dan agar Dia mengetahui siapa orang yang benar-benar beriman' menempatkan musibah sebagai sarana pembeda, bukan sekadar kemalangan acak. Konkretnya: perlakukan momen sulit sebagai kesempatan untuk melihat jujur siapa dirimu sebenarnya di bawah tekanan, bukan hanya sesuatu yang harus dilalui dan dilupakan.