وَلِيَعْلَمَ الَّذِينَ نَافَقُوا ۚ وَقِيلَ لَهُمْ تَعَالَوْا قَاتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوِ ادْفَعُوا ۖ قَالُوا لَوْ نَعْلَمُ قِتَالًا لَاتَّبَعْنَاكُمْ ۗ هُمْ لِلْكُفْرِ يَوْمَئِذٍ أَقْرَبُ مِنْهُمْ لِلْإِيمَانِ ۚ يَقُولُونَ بِأَفْوَاهِهِمْ مَا لَيْسَ فِي قُلُوبِهِمْ ۗ وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا يَكْتُمُونَ
Dan agar Dia mengetahui orang-orang yang munafik. Dan dikatakan kepada mereka, “Marilah berperang di jalan Allah, atau bertahanlah.” Mereka berkata, “Sekiranya kami mengetahui adanya peperangan, tentu kami mengikuti kalian.” Mereka pada hari itu lebih dekat kepada kekufuran daripada keimanan. Mereka mengatakan dengan mulut mereka apa yang tidak ada dalam hati mereka. Dan Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan.
Terjemahan bertahap (6 jeda)
- وَلِيَعْلَمَ الَّذِينَ نَافَقُواwa-li-ya'lama lladziina naafaquudan agar Dia mengetahui orang-orang yang munafik
- وَقِيلَ لَهُمْ تَعَالَوْا قَاتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوِ ادْفَعُواwa-qiila lahum ta'aalaw qaatiluu fii sabiili llaahi awi dfa'uudan dikatakan kepada mereka, marilah berperang di jalan Allah, atau bertahanlah
- قَالُوا لَوْ نَعْلَمُ قِتَالًا لَاتَّبَعْنَاكُمْqaaluu law na'lamu qitaalan la-ttaba'naakummereka berkata, sekiranya kami mengetahui adanya peperangan, tentu kami mengikuti kalian
- هُمْ لِلْكُفْرِ يَوْمَئِذٍ أَقْرَبُ مِنْهُمْ لِلْإِيمَانِhum li-l-kufri yawma'idzin aqrabu minhum li-l-iimaanimereka pada hari itu lebih dekat kepada kekufuran daripada keimanan
- يَقُولُونَ بِأَفْوَاهِهِمْ مَا لَيْسَ فِي قُلُوبِهِمْyaquuluuna bi-afwaahihim maa laysa fii quluubihimmereka mengatakan dengan mulut mereka apa yang tidak ada dalam hati mereka
- وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا يَكْتُمُونَwa-llaahu a'lamu bi-maa yaktumuunadan Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan
Terjemahan per kata (33 kata)
- وَلِيَعْلَمَwa-li-ya'lamadan agar Dia mengetahui
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- نَافَقُواnaafaquumereka berlaku munafik
- وَقِيلَwa-qiiladan dikatakan
- لَهُمْlahumkepada mereka
- تَعَالَوْاta'aalawmarilah kalian
- قَاتِلُواqaatiluuperangilah kalian
- فِيfiidi
- سَبِيلِsabiilijalan
- اللَّهِllaahiAllah
- أَوِawiatau
- ادْفَعُواdfa'uutolaklah kalian
- قَالُواqaaluumereka berkata
- لَوْlawsekiranya
- نَعْلَمُna'lamuKami mengetahui
- قِتَالًاqitaalanpeperangan
- لَاتَّبَعْنَاكُمْla-ttaba'naakumsungguh kami akan mengikuti kalian
- هُمْhummereka
- لِلْكُفْرِli-l-kufrikepada kekufuran
- يَوْمَئِذٍyawma'idzinpada hari itu
- أَقْرَبُaqrabulebih dekat
- مِنْهُمْminhumdari mereka
- لِلْإِيمَانِli-l-iimaanikepada iman
- يَقُولُونَyaquuluunamereka berkata
- بِأَفْوَاهِهِمْbi-afwaahihimdengan mulut mereka
- مَاmaaapa yang
- لَيْسَlaysabukanlah
- فِيfiidalam
- قُلُوبِهِمْquluubihimhati mereka
- وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
- أَعْلَمُa'lamulebih mengetahui
- بِمَاbi-maapada apa yang
- يَكْتُمُونَyaktumuunamenyembunyikan
Inti bacaan
Alasan orang munafik, 'seandainya kami mengetahui cara berperang, tentulah kami mengikuti', dibongkar sebagai dalih, terbukti dari jarak antara ucapan mulut mereka dan isi hati mereka. Konkretnya: waspadai pola memberi alasan yang kedengarannya masuk akal untuk tidak terlibat, padahal sebenarnya menyembunyikan keengganan yang lebih dalam, baik pada dirimu sendiri maupun saat menilai alasan orang lain.
Tafsiran
Ayat ini membongkar kemunafikan lewat dialog: diajak berperang atau bertahan, mereka justru berdalih tidak tahu akan ada peperangan, kesenjangan antara ucapan mulut dan isi hati yang hanya diketahui Allah.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam mereka ditawari dua pilihan: berperang atau bertahan. Dua-duanya. Yang paling ringan pun disediakan, dan tetap ditolak.
- Dalih yang mereka pakai tak tahu akan ada peperangan. Sesudah diajak. Alasannya menyangkal hal yang baru saja disampaikan kepada mereka.
- Allah menyebut maksudnya agar Dia mengetahui siapa yang munafik. Peristiwa itu jadi alat. Yang tersembunyi di dada dikeluarkan lewat pilihan yang harus diambil.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras;: kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian (kelas morfologi corpus: murni-2MP). Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras). ilm=pengetahuan (kata serapan 'ilmu'); a'lam=elatif; allama=kausatif 'mengajar'.