الَّذِينَ اسْتَجَابُوا لِلَّهِ وَالرَّسُولِ مِنْ بَعْدِ مَا أَصَابَهُمُ الْقَرْحُ ۚ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا مِنْهُمْ وَاتَّقَوْا أَجْرٌ عَظِيمٌ

Yaitu orang-orang yang memenuhi seruan Allah dan Rasul setelah mereka ditimpa luka. Bagi orang-orang yang berbuat kebaikan dan bertakwa di antara mereka, pahala yang besar,

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. الَّذِينَ اسْتَجَابُوا لِلَّهِ وَالرَّسُولِ مِنْ بَعْدِ مَا أَصَابَهُمُ الْقَرْحُalladziina stajaabuu li-llaahi wa-r-rasuuli min ba'di maa ashaabahumu l-qarhuyaitu orang-orang yang memenuhi seruan Allah dan Rasul setelah mereka ditimpa luka
  2. لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا مِنْهُمْ وَاتَّقَوْا أَجْرٌ عَظِيمٌli-lladziina ahsanuu minhum wa-ttaqaw ajrun 'azhiimunbagi orang-orang yang berbuat kebaikan dan bertakwa di antara mereka, pahala yang besar

Terjemahan per kata (15 kata)

  1. الَّذِينَalladziinaorang-orang yang
  2. اسْتَجَابُواstajaabuumereka memenuhi
  3. لِلَّهِli-llaahibagi Allah
  4. وَالرَّسُولِwa-r-rasuulidan Rasul
  5. مِنْmindari
  6. بَعْدِba'disesudah
  7. مَاmaapahala
  8. أَصَابَهُمُashaabahumumenimpa mereka
  9. الْقَرْحُl-qarhuluka
  10. لِلَّذِينَli-lladziinabagi orang-orang yang
  11. أَحْسَنُواahsanuumereka berbuat baik
  12. مِنْهُمْminhumdari mereka
  13. وَاتَّقَوْاwa-ttaqawdan bertakwa
  14. أَجْرٌajrunupah
  15. عَظِيمٌ'azhiimunyang agung

Inti bacaan

Pahala besar di sini diberikan kepada mereka yang 'memenuhi seruan Allah dan Rasul setelah menderita luka-luka', merespons panggilan baru justru ketika masih terluka dari ujian sebelumnya, bukan menunggu pulih penuh dahulu. Konkretnya: jangan menunda merespons panggilan atau tanggung jawab berikutnya sampai kau benar-benar pulih dari kegagalan atau luka sebelumnya, kesediaan tetap hadir meski masih terluka justru yang dihargai secara khusus di sini.

Tafsiran

Ayat ini memuji mereka yang tetap memenuhi seruan berperang meski baru saja terluka: pahala besar menanti yang berbuat baik dan bertakwa di antara mereka.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut waktunya: setelah mereka ditimpa luka. Bukan sesudah pulih. Seruannya datang saat lukanya masih terbuka.
  • Yang dipuji bukan yang tak terluka, melainkan yang terluka lalu tetap datang. Bedanya bukan pada tubuhnya. Yang dinilai jawabannya.
  • Allah menyebut dua sifat penerima pahalanya: berbuat kebaikan dan bertakwa. Bukan sekadar hadir. Datang saja belum cukup untuk yang dijanjikan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama pemakaian diteruskan. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.