الَّذِينَ اسْتَجَابُوا لِلَّهِ وَالرَّسُولِ مِنْ بَعْدِ مَا أَصَابَهُمُ الْقَرْحُ ۚ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا مِنْهُمْ وَاتَّقَوْا أَجْرٌ عَظِيمٌ

Yaitu orang-orang yang memenuhi seruan Allah dan Rasul setelah mereka ditimpa luka. Bagi orang-orang yang berbuat kebaikan dan bertakwa di antara mereka, pahala yang besar,

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. الَّذِينَ اسْتَجَابُوا لِلَّهِ وَالرَّسُولِ مِنْ بَعْدِ مَا أَصَابَهُمُ الْقَرْحُalladziina stajaabuu lillaahi wa-r-rasuuli min ba'di maa asaabahumu l-qarhuyaitu orang-orang yang memenuhi seruan Allah dan Rasul setelah mereka ditimpa luka
  2. لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا مِنْهُمْ وَاتَّقَوْا أَجْرٌ عَظِيمٌli-lladziina ahsanuu minhum wa-ttaqaw ajrun azhiimunbagi orang-orang yang berbuat kebaikan dan bertakwa di antara mereka, pahala yang besar
Catatan pilihan kata (ringkas)

azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama passthrough. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. Lih.. sebagian penerjemah: 'Those who responded to God and the Messenger after injury had befallen them, for those of them as do good and are in prudent fear1 is a great reward, ' Akar akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.

Aplikasi

Pahala besar di sini diberikan kepada mereka yang 'memenuhi seruan Allah dan Rasul setelah menderita luka-luka', merespons panggilan baru justru ketika masih terluka dari ujian sebelumnya, bukan menunggu pulih penuh dahulu. Konkretnya: jangan menunda merespons panggilan atau tanggung jawab berikutnya sampai kau benar-benar pulih dari kegagalan atau luka sebelumnya, kesediaan tetap hadir meski masih terluka justru yang dihargai secara khusus di sini.