وَلَا يَحْزُنْكَ الَّذِينَ يُسَارِعُونَ فِي الْكُفْرِ ۚ إِنَّهُمْ لَنْ يَضُرُّوا اللَّهَ شَيْئًا ۗ يُرِيدُ اللَّهُ أَلَّا يَجْعَلَ لَهُمْ حَظًّا فِي الْآخِرَةِ ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ

Dan janganlah engkau disedihkan oleh orang-orang yang bersegera dalam kekufuran. Sesungguhnya mereka tidak akan merugikan Allah sedikit pun. Allah menghendaki agar tidak menjadikan bagi mereka bagian di akhirat, dan bagi mereka azab yang besar.

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. وَلَا يَحْزُنْكَ الَّذِينَ يُسَارِعُونَ فِي الْكُفْرِwa-laa yahzunka lladziina yusaari'uuna fii l-kufridan janganlah engkau disedihkan oleh orang-orang yang bersegera dalam kekufuran
  2. إِنَّهُمْ لَنْ يَضُرُّوا اللَّهَ شَيْئًاinnahum lan yadhurruu llaaha syay'ansesungguhnya mereka tidak akan merugikan Allah sedikit pun
  3. يُرِيدُ اللَّهُ أَلَّا يَجْعَلَ لَهُمْ حَظًّا فِي الْآخِرَةِyuriidu llaahu allaa yaj'ala lahum hazhzhan fii l-aakhiratiAllah menghendaki agar tidak menjadikan bagi mereka bagian di akhirat
  4. وَلَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌwa-lahum 'adzaabun 'azhiimundan bagi mereka azab yang besar

Terjemahan per kata (22 kata)

  1. وَلَاwa-laadan tidak pula
  2. يَحْزُنْكَyahzunkamenyedihkanmu
  3. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  4. يُسَارِعُونَyusaari'uunamereka bersegera
  5. فِيfiidalam
  6. الْكُفْرِl-kufrikekufuran
  7. إِنَّهُمْinnahumsesungguhnya mereka
  8. لَنْlantidak akan
  9. يَضُرُّواyadhurruumereka memberi mudarat
  10. اللَّهَllaahaAllah
  11. شَيْئًاsyay'ansedikit pun
  12. يُرِيدُyuriiduDia kehendaki
  13. اللَّهُllaahuAllah
  14. أَلَّاallaaagar tidak
  15. يَجْعَلَyaj'alamenjadikan
  16. لَهُمْlahumbagi mereka
  17. حَظًّاhazhzhanbagian
  18. فِيfiidi
  19. الْآخِرَةِl-aakhiratiakhirat
  20. وَلَهُمْwa-lahumdan bagi mereka
  21. عَذَابٌ'adzaabunazab
  22. عَظِيمٌ'azhiimunyang agung

Inti bacaan

Larangan 'jangan dirisaukan' oleh mereka yang bersegera dalam kekufuran ditegaskan dengan alasan bahwa mereka 'sedikit pun tidak merugikan Allah', penolakan orang lain tidak mengurangi kebenaran itu sendiri. Konkretnya: jangan biarkan penolakan atau ejekan terbuka orang lain terhadap apa yang kau yakini benar mengguncang keteguhanmu, penolakan mereka hanya mengurangi bagian mereka sendiri, bukan mengurangi kebenaran prinsip itu.

Tafsiran

Ayat ini menghibur dengan menegaskan bahwa kekufuran yang bersegera dari sebagian orang sama sekali tidak merugikan Allah: kerugian sesungguhnya ditanggung mereka sendiri di akhirat.

Renungan dan Hikmah

  • Allah melarang bersedih, bukan melarang peduli. Yang dilarang beban di dada. Kesedihannya diambil, kepeduliannya tidak.
  • Kata yang dipakai bersegera dalam kekufuran. Berlomba. Yang digambarkan bukan berhenti, melainkan berlari ke arah itu.
  • Allah menyebut mereka tak merugikan-Nya sedikit pun. Itulah alasan larangannya. Yang membuat sedih ternyata tak mengurangi apa pun.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama pemakaian diteruskan. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.