إِنَّ الَّذِينَ اشْتَرَوُا الْكُفْرَ بِالْإِيمَانِ لَنْ يَضُرُّوا اللَّهَ شَيْئًا وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Sesungguhnya orang-orang yang membeli kekufuran dengan keimanan, mereka tidak akan merugikan Allah sedikit pun; dan bagi mereka azab yang pedih.

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. إِنَّ الَّذِينَ اشْتَرَوُا الْكُفْرَ بِالْإِيمَانِ لَنْ يَضُرُّوا اللَّهَ شَيْئًا وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌinna lladziina shtarawu l-kufra bi-l-iimaani lan yadurruu llaaha shay'an wa-lahum adzaabun aliimunsesungguhnya orang-orang yang membeli kekufuran dengan keimanan, mereka tidak akan merugikan Allah sedikit pun, dan bagi mereka azab yang pedih
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar sh-r-y, k-f-r, a-m-n, d-r-r, a-l-h, sh-y-a, '-dz-b, a-l-m): ishtaraw al-kufr bi-l-iimaan diterjemahkan 'membeli keingkaran dengan iman'; kufr diterjemahkan 'keingkaran' (akar k-f-r). Selaras makna.

Aplikasi

Tindakan menukar iman dengan kekufuran disebut secara harfiah sebagai 'membeli', transaksi yang disengaja dan berbayar, bukan sekadar hanyut pasif. Konkretnya: pandang penyimpangan serius dari integritas sebagai sebuah 'pembelian' aktif yang mengorbankan sesuatu berharga demi sesuatu yang sebenarnya tak bernilai, menamainya begitu semestinya membuatmu berpikir dua kali sebelum melakukan transaksi itu.