وَلَا يَحْسَبَنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّمَا نُمْلِي لَهُمْ خَيْرٌ لِأَنْفُسِهِمْ ۚ إِنَّمَا نُمْلِي لَهُمْ لِيَزْدَادُوا إِثْمًا ۚ وَلَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌ

Dan janganlah orang-orang yang kufur mengira bahwa tenggang yang Kami berikan kepada mereka itu baik bagi diri mereka; Kami memberi mereka tenggang hanyalah agar mereka bertambah dosa; dan bagi mereka azab yang menghinakan.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَلَا يَحْسَبَنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّمَا نُمْلِي لَهُمْ خَيْرٌ لِأَنْفُسِهِمْwa-laa yahsabanna lladziina kafaruu annamaa numlii lahum khayrun li-anfusihimdan janganlah orang-orang yang kufur mengira bahwa tenggang yang Kami berikan kepada mereka itu baik bagi diri mereka
  2. إِنَّمَا نُمْلِي لَهُمْ لِيَزْدَادُوا إِثْمًاinnamaa numlii lahum li-yazdaaduu itsmanKami memberi mereka tenggang hanyalah agar mereka bertambah dosa
  3. وَلَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌwa-lahum adzaabun muhiinundan bagi mereka azab yang menghinakan
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar h-s-b, k-f-r, m-l-w, kh-y-r, n-f-s, z-y-d, a-ts-m, '-dz-b, h-w-n): numlii lahum diterjemahkan 'memberi tenggang'; li-yazdaaduu ithman diterjemahkan 'agar bertambah dosa'; kaafir diterjemahkan 'ingkar'.. Selaras.

Aplikasi

Peringatan bahwa kelonggaran yang diberikan kepada orang ingkar hanyalah agar 'mereka bertambah dosa' membongkar ilusi bahwa lolos dari akibat sementara sama dengan dibenarkan. Konkretnya: jangan membaca keberlangsungan suatu kesalahan tanpa konsekuensi yang tampak, pada dirimu maupun orang lain, sebagai bukti itu tidak masalah; penundaan akibat bisa berarti utang yang terus menumpuk, bukan tanda aman.