وَلَا يَحْسَبَنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّمَا نُمْلِي لَهُمْ خَيْرٌ لِأَنْفُسِهِمْ ۚ إِنَّمَا نُمْلِي لَهُمْ لِيَزْدَادُوا إِثْمًا ۚ وَلَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌ

Dan janganlah orang-orang yang kufur mengira bahwa tenggang yang Kami berikan kepada mereka itu baik bagi diri mereka; Kami memberi mereka tenggang hanyalah agar mereka bertambah dosa; dan bagi mereka azab yang menghinakan.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَلَا يَحْسَبَنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّمَا نُمْلِي لَهُمْ خَيْرٌ لِأَنْفُسِهِمْwa-laa yahsabanna lladziina kafaruu annamaa numlii lahum khayrun li-anfusihimdan janganlah orang-orang yang kufur mengira bahwa tenggang yang Kami berikan kepada mereka itu baik bagi diri mereka
  2. إِنَّمَا نُمْلِي لَهُمْ لِيَزْدَادُوا إِثْمًاinnamaa numlii lahum li-yazdaaduu itsmanKami memberi mereka tenggang hanyalah agar mereka bertambah dosa
  3. وَلَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌwa-lahum 'adzaabun muhiinundan bagi mereka azab yang menghinakan

Terjemahan per kata (17 kata)

  1. وَلَاwa-laadan janganlah
  2. يَحْسَبَنَّyahsabannamenyangka
  3. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  4. كَفَرُواkafaruukufur
  5. أَنَّمَاannamaabahwa hanyalah
  6. نُمْلِيnumliiKami memberi tangguh
  7. لَهُمْlahumkepada mereka
  8. خَيْرٌkhayrunlebih baik
  9. لِأَنْفُسِهِمْli-anfusihimuntuk diri mereka
  10. إِنَّمَاinnamaasesungguhnya hanyalah
  11. نُمْلِيnumliiKami memberi tangguh
  12. لَهُمْlahumkepada mereka
  13. لِيَزْدَادُواli-yazdaaduuagar mereka bertambah
  14. إِثْمًاitsmandosa
  15. وَلَهُمْwa-lahumdan bagi mereka
  16. عَذَابٌ'adzaabunazab
  17. مُهِينٌmuhiinunyang menghinakan

Inti bacaan

Peringatan bahwa kelonggaran yang diberikan kepada orang ingkar hanyalah agar 'mereka bertambah dosa' membongkar ilusi bahwa lolos dari akibat sementara sama dengan dibenarkan. Konkretnya: jangan membaca keberlangsungan suatu kesalahan tanpa konsekuensi yang tampak, pada dirimu maupun orang lain, sebagai bukti itu tidak masalah; penundaan akibat bisa berarti utang yang terus menumpuk, bukan tanda aman.

Penjelasan pilihan kata

'ingkar'→'kufur' konsisten dengan acuan sebelumnya.

Tafsiran

Ayat ini memperingatkan agar kelonggaran waktu yang diberikan kepada pihak yang kufur tidak disalahpahami sebagai kebaikan: justru menjadi kesempatan bertambahnya dosa.

Renungan dan Hikmah

  • Allah melarang mengira tenggang itu baik bagi mereka. Yang dilarang sangkaannya. Tak ada yang berubah pada keadaannya, yang diluruskan cara membacanya.
  • Alasan tenggang itu Dia sebut agar mereka bertambah dosa. Terang-terangan. Waktu yang diberikan bukan tanda diterima.
  • Allah menutup dengan azab yang menghinakan. Bukan yang pedih. Yang dijanjikan menyangkut kehormatan, dan itu menjawab kesombongan yang lahir dari merasa dibiarkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar h-s-b, k-f-r, m-l-w, kh-y-r, n-f-s, z-y-d, a-ts-m, '-dz-b, h-w-n): numlii lahum diterjemahkan 'memberi tenggang'; li-yazdaaduu ithman diterjemahkan 'agar bertambah dosa'; kaafir diterjemahkan 'ingkar'. Selaras.