مَا كَانَ اللَّهُ لِيَذَرَ الْمُؤْمِنِينَ عَلَىٰ مَا أَنْتُمْ عَلَيْهِ حَتَّىٰ يَمِيزَ الْخَبِيثَ مِنَ الطَّيِّبِ ۗ وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُطْلِعَكُمْ عَلَى الْغَيْبِ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَجْتَبِي مِنْ رُسُلِهِ مَنْ يَشَاءُ ۖ فَآمِنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ ۚ وَإِنْ تُؤْمِنُوا وَتَتَّقُوا فَلَكُمْ أَجْرٌ عَظِيمٌ
Allah tidak akan membiarkan orang-orang beriman dalam keadaan sebagaimana kalian sekarang ini, sehingga Dia membedakan yang buruk dari yang baik. Dan Allah tidak akan memperlihatkan kepada kalian hal yang gaib, tetapi Allah memilih siapa yang Dia kehendaki di antara rasul-rasul-Nya. Maka berimanlah kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Dan jika kalian beriman dan bertakwa, maka bagi kalian pahala yang besar.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- مَا كَانَ اللَّهُ لِيَذَرَ الْمُؤْمِنِينَ عَلَىٰ مَا أَنْتُمْ عَلَيْهِ حَتَّىٰ يَمِيزَ الْخَبِيثَ مِنَ الطَّيِّبِmaa kaana llaahu li-yadzara l-mu'miniina alaa maa antum alayhi hattaa yamiiza l-khabiitsa mina t-tayyibiAllah tidak akan membiarkan orang-orang beriman dalam keadaan sebagaimana kalian sekarang ini, sehingga Dia membedakan yang buruk dari yang baik
- وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُطْلِعَكُمْ عَلَى الْغَيْبِ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَجْتَبِي مِنْ رُسُلِهِ مَنْ يَشَاءُwa-maa kaana llaahu li-yutli'akum alaa l-ghaybi wa-laakinna llaaha yajtabii min rusulihi man yashaa'udan Allah tidak akan memperlihatkan kepada kalian hal yang gaib, tetapi Allah memilih siapa yang Dia kehendaki di antara rasul-rasul-Nya
- فَآمِنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِfa-aaminuu billaahi wa-rusulihimaka berimanlah kepada Allah dan rasul-rasul-Nya
- وَإِنْ تُؤْمِنُوا وَتَتَّقُوا فَلَكُمْ أَجْرٌ عَظِيمٌwa-in tu'minuu wa-tattaquu fa-lakum ajrun azhiimundan jika kalian beriman dan bertakwa, maka bagi kalian pahala yang besar
Catatan pilihan kata (ringkas)
azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama passthrough. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. Lih.. sebagian penerjemah: 'God will not leave the believers1 in that2 which you are in until He distinguishes the bad from the good. And God will not apprise you of the Unseen; but God chooses of His messengers whom He wills, so believe in3 God and His messengers; and if you believe and are in prudent fear,4 for you is a great reward.' Akar akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.
Aplikasi
Bahwa Allah 'tidak akan membiarkan orang-orang mukmin dalam keadaan sebagaimana kalian sekarang, sehingga Dia membedakan yang buruk dari yang baik' menegaskan proses penyortiran itu berlangsung terus-menerus, bukan sekali jadi. Konkretnya: terimalah bahwa kejelasan tentang siapa yang tulus dan siapa yang tidak dalam suatu komunitas biasanya hanya terungkap lewat proses dan waktu, bukan transparansi instan, kesabaran menghadapi proses itu, bukan menuntut kepastian prematur, adalah sikap yang diminta.