ذَٰلِكَ بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيكُمْ وَأَنَّ اللَّهَ لَيْسَ بِظَلَّامٍ لِلْعَبِيدِ
Itu karena apa yang tangan-tangan kalian dahulukan, dan bahwa Allah sama sekali tidak menzalimi hamba-hamba.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- ذَٰلِكَ بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيكُمْ وَأَنَّ اللَّهَ لَيْسَ بِظَلَّامٍ لِلْعَبِيدِdzaalika bi-maa qaddamat aydiikum wa-anna llaaha laysa bi-zhallaamin li-l-'abiidiitu karena apa yang tangan-tangan kalian dahulukan, dan bahwa Allah sama sekali tidak menzalimi hamba-hamba
Terjemahan per kata (9 kata)
- ذَٰلِكَdzaalikaitu
- بِمَاbi-maakarena apa yang
- قَدَّمَتْqaddamatmengirimkan lebih dulu
- أَيْدِيكُمْaydiikumtangan kalian
- وَأَنَّwa-annadan bahwa
- اللَّهَllaahaAllah
- لَيْسَlaysabukanlah
- بِظَلَّامٍbi-zhallaaminyang menzalimi
- لِلْعَبِيدِli-l-'abiidibagi para hamba
Inti bacaan
Penegasan 'itu karena apa yang tangan kalian dahulukan. Allah tidak menzalimi hamba-hamba-Nya' menutup rangkaian narasi dengan menolak gagasan hukuman sewenang-wenang. Konkretnya: percayai bahwa konsekuensi yang kau alami, baik atau buruk, pada akhirnya bisa ditelusuri pada akumulasi pilihanmu sendiri, bukan nasib acak yang tak berkaitan dengan tindakanmu.
Penjelasan pilihan kata
Demonstratif 'dzaalika' (jauh, MS) dikonfirmasi morfologi, diterjemahkan 'itu'.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan bahwa azab yang menanti adalah akibat perbuatan tangan mereka sendiri, bukan kezaliman Allah.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut sebabnya apa yang tangan-tangan kalian dahulukan. Dikirim lebih dahulu. Perbuatannya digambarkan sudah sampai di sana sebelum pelakunya.
- Yang ditegaskan Dia sama sekali tidak menzalimi hamba-hamba. Tanpa kekecualian. Yang menghukum menyatakan sendiri bahwa hukumannya tak berlebih.
- Allah menaruhnya sebagai penutup rangkaian yang panjang. Sesudah semua peringatan. Yang terakhir disebut bukan ancaman, melainkan keadilannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-d-m, y-d-y, a-l-h, l-y-s, zh-l-m, '-b-d): qaddamat aydiikum diterjemahkan 'apa yang tangan kalian dahulukan'; laysa bi-zhallaamin li-l-'abiid diterjemahkan 'tidak menzalimi hamba-hamba' (zhallaam intensif: sama sekali tidak). Selaras.