لَا تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ يَفْرَحُونَ بِمَا أَتَوْا وَيُحِبُّونَ أَنْ يُحْمَدُوا بِمَا لَمْ يَفْعَلُوا فَلَا تَحْسَبَنَّهُمْ بِمَفَازَةٍ مِنَ الْعَذَابِ ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Janganlah sekali-kali engkau mengira bahwa orang-orang yang gembira dengan apa yang telah mereka lakukan dan suka dipuji atas apa yang tidak mereka lakukan , janganlah sekali-kali engkau mengira mereka akan lolos dari azab. Dan bagi mereka azab yang pedih.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. لَا تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ يَفْرَحُونَ بِمَا أَتَوْا وَيُحِبُّونَ أَنْ يُحْمَدُوا بِمَا لَمْ يَفْعَلُوا فَلَا تَحْسَبَنَّهُمْ بِمَفَازَةٍ مِنَ الْعَذَابِlaa tahsabanna lladziina yafrahuuna bi-maa ataw wa-yuhibbuuna an yuhmaduu bi-maa lam yaf'aluu fa-laa tahsabannahum bi-mafaazatin mina l-'adzaabijanganlah sekali-kali engkau mengira bahwa orang-orang yang gembira dengan apa yang telah mereka lakukan dan suka dipuji atas apa yang tidak mereka lakukan, janganlah sekali-kali engkau mengira mereka akan lolos dari azab
  2. وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌwa-lahum 'adzaabun aliimundan bagi mereka azab yang pedih

Terjemahan per kata (20 kata)

  1. لَاlaatidak
  2. تَحْسَبَنَّtahsabannaengkau mengira
  3. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  4. يَفْرَحُونَyafrahuunamereka bergembira
  5. بِمَاbi-maaatas apa yang
  6. أَتَوْاatawmereka datang
  7. وَيُحِبُّونَwa-yuhibbuunadan mereka mencintai
  8. أَنْanuntuk
  9. يُحْمَدُواyuhmaduumereka dipuji
  10. بِمَاbi-maaatas apa yang
  11. لَمْlamtidak
  12. يَفْعَلُواyaf'aluumereka melakukan
  13. فَلَاfa-laamaka janganlah
  14. تَحْسَبَنَّهُمْtahsabannahumengkau mengira mereka
  15. بِمَفَازَةٍbi-mafaazatinterlepas
  16. مِنَminadari
  17. الْعَذَابِl-'adzaabiazab
  18. وَلَهُمْwa-lahumdan bagi mereka
  19. عَذَابٌ'adzaabunazab
  20. أَلِيمٌaliimunyang pedih

Inti bacaan

Sasaran ayat ini sangat spesifik: mereka yang 'gembira dengan perbuatan buruk yang telah dikerjakan' sekaligus 'suka dipuji atas perbuatan baik yang tidak mereka lakukan', masalahnya klaim kredit palsu, bukan kesalahan biasa. Konkretnya: bersikap jujur soal apa yang benar-benar kau kerjakan versus apa yang cuma ingin kau dapatkan pujiannya, mencari pengakuan atas sesuatu yang sebenarnya tidak kau lakukan disebut di sini sebagai pelanggaran tersendiri, bukan kebohongan kecil yang tak berarti.

Tafsiran

Ayat ini memperingatkan bahwa kegembiraan atas pencapaian sendiri dan kesukaan dipuji atas hal yang tak dilakukan bukanlah jaminan lolos dari azab.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut mereka gembira dengan apa yang telah dilakukan dan suka dipuji atas yang tidak dilakukan. Dua-duanya. Yang kedua lebih berat, dan ia tumbuh dari yang pertama.
  • Allah mengulang larangan mengira itu dua kali dalam satu ayat. Ditegaskan. Yang hendak ditutup bukan pengetahuan, melainkan perkiraan yang mudah muncul saat melihat mereka.
  • Allah menutup dengan menyebut bagi mereka azab yang pedih. Sesudah dua kali melarang mengira mereka selamat. Yang tampak lolos di dunia diberi keterangan tentang ujungnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Bandingkan: yuhmaduu bimaa lam yaf'aluu, 'suka dipuji atas yang TIDAK mereka kerjakan' = puji palsu; menghidupkan pembeda madh (hamd menuntut perbuatan); pemakaian diteruskan terjemahan lain; 2MS laa tahsabanna diterjemahkan 'kamu' terjemahan lain. CEK: ayat ini kelas-B (2MS Nabi) diterjemahkan 'kamu mengira' terjemahan lain 2MS = ganti 'engkau'. Konvensi hmd: hamiid diterjemahkan 'terpuji' (7 indefinit kecil) / 'Sang Terpuji' (10 takrif); hamd diterjemahkan 'puji' (al-hamdu 'segala puji' = istighraaq, pemakaian diteruskan); mahmuud 17:79 'tempat yang terpuji'; yuhmaduu 3:188 'dipuji'. Pembeda: shukr diterjemahkan 'mengganjar/bersyukur' (31:12 ayat dua-akar); wilayah 'terpuji' 100% milik akar ini di terjemahan lain (nol kolisi); 'mulia' DICADANGKAN kariim/majiid (11:73 hamiidun majiid).