إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبَابِ
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبَابِinna fii khalqi s-samaawaati wa-l-ardhi wa-khtilaafi l-layli wa-n-nahaari la-aayaatin li-ulii l-albaabisesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal
Terjemahan per kata (11 kata)
- إِنَّinnasesungguhnya
- فِيfiipada
- خَلْقِkhalqipenciptaan
- السَّمَاوَاتِs-samaawaatilangit
- وَالْأَرْضِwa-l-ardhidan bumi
- وَاخْتِلَافِwa-khtilaafidan pergantian
- اللَّيْلِl-laylimalam
- وَالنَّهَارِwa-n-nahaaridan siang
- لَآيَاتٍla-aayaatinbenar-benar tanda-tanda
- لِأُولِيli-uliibagi orang-orang yang memiliki
- الْأَلْبَابِl-albaabiakal
Inti bacaan
Tanda-tanda disebutkan hadir dalam fenomena yang paling biasa dan berulang, pergantian malam dan siang, bukan mukjizat eksotis, tetapi hanya tertangkap oleh 'orang yang berakal'. Konkretnya: makna yang dalam bisa tersedia bahkan dalam hal-hal rutin yang kau saksikan setiap hari; yang membatasi bukan ketersediaan bukti, melainkan apakah kau benar-benar berhenti sejenak untuk memikirkannya.
Penjelasan pilihan kata
Membuka pericope baru (Ulul Albab), bersambung ke ayat berikutnya.
Tafsiran
Ayat ini membuka penutup Surah dengan seruan merenungkan tanda-tanda kekuasaan Allah di alam semesta: ciri khas orang-orang yang berakal.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyandingkan yang paling besar dengan yang paling sering: penciptaan langit, dan pergantian malam-siang. Dua-duanya. Yang jarang dipikirkan dan yang tiap hari terjadi disebut setara.
- Penerimanya disebut orang-orang yang berakal. Bukan yang beriman. Pintu masuknya lewat akal, bukan lewat keyakinan yang sudah ada.
- Allah membuka penutup surah dengan ajakan merenung. Sesudah ratusan ayat perdebatan. Yang terakhir diminta bukan menerima, melainkan memikirkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.