رَبَّنَا وَآتِنَا مَا وَعَدْتَنَا عَلَىٰ رُسُلِكَ وَلَا تُخْزِنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيعَادَ

“Ya Tuhan kami, berikanlah kepada kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami melalui rasul-rasul-Mu, dan janganlah Engkau hinakan kami pada Hari Kiamat; sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. رَبَّنَا وَآتِنَا مَا وَعَدْتَنَا عَلَىٰ رُسُلِكَ وَلَا تُخْزِنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِrabbanaa wa-aatinaa maa wa'adtanaa alaa rusulika wa-laa tukhzinaa yawma l-qiyaamatiya Tuhan kami, berikanlah kepada kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami melalui rasul-rasul-Mu, dan janganlah Engkau hinakan kami pada Hari Kiamat
  2. إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيعَادَinnaka laa tukhlifu l-mii'aadasesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji
Aplikasi

Permohonan agar diberi janji dan tidak dihinakan bersandar pada pengakuan 'Engkau tidak menyalahi janji', permintaan yang percaya diri karena berpijak pada rekam jejak yang terbukti dapat diandalkan. Konkretnya: dasarkan doa dan harapanmu pada keyakinan atas kesetiaan yang sudah terbukti, bukan permohonan yang ragu-ragu tanpa dasar apa pun.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar r-b-b, a-t-y, w-'-d, r-s-l, kh-z-y, y-w-m, q-w-m, kh-l-f): wa-laa tukhzinaa diterjemahkan 'jangan hinakan kami'; laa tukhlifu l-mii'aad diterjemahkan 'tidak menyalahi janji'. Selaras.