لَا يَغُرَّنَّكَ تَقَلُّبُ الَّذِينَ كَفَرُوا فِي الْبِلَادِ
Janganlah bolak-baliknya orang-orang yang kufur di negeri-negeri memperdayamu.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- لَا يَغُرَّنَّكَ تَقَلُّبُ الَّذِينَ كَفَرُوا فِي الْبِلَادِlaa yaghurrannaka taqallubu lladziina kafaruu fii l-bilaadijanganlah bolak-baliknya orang-orang yang kufur di negeri-negeri memperdayamu
Terjemahan per kata (7 kata)
- لَاlaajanganlah
- يَغُرَّنَّكَyaghurrannakamemperdayakanmu
- تَقَلُّبُtaqallubupergerakan
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- كَفَرُواkafaruukufur
- فِيfiidi
- الْبِلَادِl-bilaadinegeri
Inti bacaan
Peringatan agar tidak terpedaya oleh 'bolak-baliknya orang-orang yang ingkar di negeri-negeri', kelincahan dan kesuksesan lahiriah mereka yang hidup melawan kebenaran secara eksplisit disebut berpotensi menipu. Konkretnya: jangan jadikan kesuksesan materi atau kebebasan bergerak orang lain, apalagi yang tidak terikat prinsip yang kau pegang, sebagai alasan meragukan jalanmu sendiri; kemakmuran macam itu justru ditandai di sini sebagai berpotensi menipu, bukan bukti bahwa merekalah yang benar.
Penjelasan pilihan kata
'ingkar'→'kufur' konsisten dengan acuan sebelumnya.
Tafsiran
Ayat ini membuka penutup Surah dengan peringatan agar kebebasan bergerak dan kemakmuran sementara pihak yang kufur tidak menipu pandangan.
Renungan dan Hikmah
- Allah memperingatkan agar tidak terperdaya oleh bolak-baliknya orang kufur di negeri-negeri. Yang disebut geraknya. Kesibukan yang terlihat mudah dikira tanda keberhasilan.
- Kata yang dipakai memperdaya. Bukan mengalahkan. Bahayanya pada penilaian yang melihat, bukan pada kekuatan yang dilihat.
- Allah menyusulkan di ayat berikutnya: itu kesenangan sementara. Perbandingannya diberikan. Yang tampak besar diukur terhadap lamanya, bukan terhadap luasnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar gh-r-r, q-l-b, k-f-r, b-l-d): taqallub diterjemahkan 'bolak-balik', akar q-l-b (putaran 73: taqallub=mondar-mandir/hilir-mudik, seakar 'hati' & 'berbalik'). laa yaghurrannaka diterjemahkan 'jangan memperdayamu'.