يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Wahai orang-orang yang beriman, bersabarlah, kuatkanlah kesabaran, bersiap-siagalah, dan bertakwalah kepada Allah, agar kalian beruntung.

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَyaa ayyuhaa lladziina aamanuu sbiruu wa-saabiruu wa-raabituu wa-ttaquu llaaha la'allakum tuflihuunawahai orang-orang yang beriman, bersabarlah, kuatkanlah kesabaran, bersiap-siagalah, dan bertakwalah kepada Allah, agar kalian beruntung
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar a-m-n, s-b-r, r-b-t, w-q-y, a-l-h, f-l-h): isbiruu/saabiruu/raabituu diterjemahkan 'bersabarlah/kuatkanlah kesabaran/bersiap-siagalah'; tuflihuun diterjemahkan 'beruntung'. gloss '(di perbatasan negerimu)' dibuang (raabata=berteguh-siaga, umum).

Aplikasi

Penutup surah ini menyusun rangkaian bertingkat: bersabar secara pribadi, saling menguatkan kesabaran bersama, bersiap-siaga secara aktif, dan bertakwa, menunjukkan ketahanan bukan sekadar kekuatan hati sendirian. Konkretnya: jangan perlakukan daya tahan sebagai kebajikan yang murni personal, secara aktif saling menguatkan kesabaran dengan sesama dan menjaga kesiagaan bersama adalah pelengkap yang sama pentingnya dengan ketabahan pribadi, sebagai penutup praktis dari seluruh pelajaran surah ini menghadapi kesulitan.