وَآتُوا الْيَتَامَىٰ أَمْوَالَهُمْ ۖ وَلَا تَتَبَدَّلُوا الْخَبِيثَ بِالطَّيِّبِ ۖ وَلَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَهُمْ إِلَىٰ أَمْوَالِكُمْ ۚ إِنَّهُ كَانَ حُوبًا كَبِيرًا
Berikanlah kepada anak-anak yatim harta mereka. Janganlah kalian menukar yang baik dengan yang buruk dan janganlah kalian makan harta mereka bersama harta kalian. Sesungguhnya itu adalah dosa yang besar.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- وَآتُوا الْيَتَامَىٰ أَمْوَالَهُمْwa-aatuu l-yataamaa amwaalahumberikanlah kepada anak-anak yatim harta mereka
- وَلَا تَتَبَدَّلُوا الْخَبِيثَ بِالطَّيِّبِwa-laa tatabaddaluu l-khabiitsa bi-th-thayyibijanganlah kalian menukar yang baik dengan yang buruk
- وَلَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَهُمْ إِلَىٰ أَمْوَالِكُمْwa-laa ta'kuluu amwaalahum ilaa amwaalikumdan janganlah kalian makan harta mereka bersama harta kalian
- إِنَّهُ كَانَ حُوبًا كَبِيرًاinnahu kaana huuban kabiiransesungguhnya itu adalah dosa yang besar
Terjemahan per kata (16 kata)
- وَآتُواwa-aatuudan berikanlah kalian
- الْيَتَامَىٰl-yataamaaanak-anak yatim
- أَمْوَالَهُمْamwaalahumharta mereka
- وَلَاwa-laadan janganlah
- تَتَبَدَّلُواtatabaddaluukalian menukar
- الْخَبِيثَl-khabiitsayang buruk
- بِالطَّيِّبِbi-th-thayyibidengan yang baik
- وَلَاwa-laadan janganlah
- تَأْكُلُواta'kuluukalian makan
- أَمْوَالَهُمْamwaalahumharta mereka
- إِلَىٰilaabersama
- أَمْوَالِكُمْamwaalikumharta kalian
- إِنَّهُinnahusesungguhnya itu
- كَانَkaanaadalah
- حُوبًاhuubandosa
- كَبِيرًاkabiiranyang besar
Inti bacaan
Perintah 'jangan menukar yang baik dengan yang buruk' saat menyerahkan harta yatim mengandaikan godaan nyata: mengganti aset berkualitas milik yatim dengan yang lebih rendah nilainya sambil mengambil untung dari selisihnya. Konkretnya: mengelola harta yang dipercayakan (dana amal, warisan, aset yang dititipkan) menuntut integritas ekstra tepat karena pemiliknya tidak dalam posisi mengawasi, kejujuran diuji justru saat pengawasan lemah.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan kurung '(yang sudah dewasa)' dan '(tindakan menukar dan memakan)' tidak dipakai: 'innahu' (sesungguhnya itu) dibiarkan tanpa restitusi rujukan spesifik yang tidak eksplisit dalam Arab.
Tafsiran
Ayat ini memerintahkan penyerahan harta anak yatim secara penuh dan melarang penyalahgunaannya.
Renungan dan Hikmah
- Allah membuka dengan berikanlah harta mereka. Bukan jagalah. Yang diperintahkan menyerahkan, dan penjagaan hanya bermakna sebagai jalan menuju itu.
- Allah melarang menukar yang baik dengan yang buruk. Jumlahnya bisa tetap sama. Kecurangan yang paling mudah disamarkan bukan yang mengurangi, melainkan yang mengganti mutunya.
- Allah melarang memakan harta mereka bersama harta kalian, lalu menyebutnya dosa yang besar. Percampuran itu sendiri yang dilarang. Batas yang kabur adalah tempat pengambilan berlangsung tanpa terasa.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
keluarga kbr/Elw: sebutan per takrif corpus ('besar'/'tinggi'; Sang bila takrif); istakbara diterjemahkan 'menyombongkan diri' & ta'aalaa (doksologi) pemakaian diteruskan; per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi kbr/Elw: kabiir diterjemahkan 'besar' (takrif 'Sang Besar'), aliyy diterjemahkan 'tinggi' (takrif 'Sang Tinggi'); formula al-'aliyyu l-kabiir diterjemahkan 'Sang Tinggi lagi Sang Besar' (22:62 dst.), kini beda dari al-'aliyyu l-'azhiim 2:255 'Sang Tinggi lagi Sang Agung'. Registri ukuran: besar=kabiir, agung='azhiim, tinggi='aliyy, luhur=majiid, mulia=kariim, digdaya='aziiz. ta'aalaa/muta'aal & hukm = sub-putusan belum diputuskan. keluarga memuat 'leluhur terbesar, atau tertua' (cabang usia). aliyy (-l-w): tinggi/exalted; a'laa = elatif.