إِنَّ الَّذِينَ يَأْكُلُونَ أَمْوَالَ الْيَتَامَىٰ ظُلْمًا إِنَّمَا يَأْكُلُونَ فِي بُطُونِهِمْ نَارًا ۖ وَسَيَصْلَوْنَ سَعِيرًا
Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka memakan api ke dalam perut mereka, dan mereka akan memasuki api yang menyala-nyala.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِنَّ الَّذِينَ يَأْكُلُونَ أَمْوَالَ الْيَتَامَىٰ ظُلْمًا إِنَّمَا يَأْكُلُونَ فِي بُطُونِهِمْ نَارًاinna lladziina ya'kuluuna amwaala l-yataamaa zhulman innamaa ya'kuluuna fii buthuunihim naaransesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka memakan api ke dalam perut mereka
- وَسَيَصْلَوْنَ سَعِيرًاwa-sa-yashlawna sa'iirandan mereka akan memasuki api yang menyala-nyala
Terjemahan per kata (13 kata)
- إِنَّinnasesungguhnya
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- يَأْكُلُونَya'kuluunamereka makan
- أَمْوَالَamwaalaharta
- الْيَتَامَىٰl-yataamaaanak-anak yatim
- ظُلْمًاzhulmankezaliman
- إِنَّمَاinnamaasesungguhnya hanyalah
- يَأْكُلُونَya'kuluunamereka makan
- فِيfiidi
- بُطُونِهِمْbuthuunihimperut mereka
- نَارًاnaaranapi
- وَسَيَصْلَوْنَwa-sa-yashlawnadan mereka akan memasuki
- سَعِيرًاsa'iiranapi yang menyala
Inti bacaan
Metafora 'memakan api ke dalam perut' untuk harta yatim yang dizalimi menggambarkan bahwa keuntungan yang diperoleh secara tidak adil sebenarnya adalah kerugian tersembunyi bagi pelakunya sendiri. Konkretnya: keuntungan finansial yang diperoleh dengan mengeksploitasi pihak yang rentan (anak, lansia, yang tak berdaya) bukan keuntungan nyata, ia membawa kerusakan yang tersembunyi namun nyata bagi pelakunya.
Penjelasan pilihan kata
'Sa'iiran' diterjemahkan 'api yang menyala-nyala' tanpa prefiks 'neraka', konsisten dengan konsisten kemunculan 'sa'iir' sebelumnya (84:12 dkk). Kata kerja 'masuk' distandarkan 'memasuki' (bukan 'masuk ke dalam'), konsisten koreksi 84:12/88:4/111:3.
Tafsiran
Ayat ini mengancam pemakan harta anak yatim secara zalim dengan azab yang setimpal.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut mereka memakan api ke dalam perut mereka. Bukan akan disiksa dengan api. Yang digambarkan sedang berlangsung, bukan yang menunggu.
- Yang mereka ambil tetap terlihat sebagai harta anak yatim. Bentuknya tidak berubah di mata siapa pun. Perbedaan antara yang tampak dan yang sebenarnya justru itu yang diterangkan ayat ini.
- Sesudah gambaran itu, Allah menambahkan mereka akan memasuki api yang menyala. Dua kali api. Yang dimulai di perut berakhir di tempat yang lebih besar dengan bahan yang sama.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-k-l, m-w-l, y-t-m, zh-l-m, b-t-n, n-w-r, s-l-y, s-'-r): ya'kuluuna.zhulman diterjemahkan 'memakan secara zalim'; sa'iir diterjemahkan 'api yang menyala'. Selaras.