وَلَيْسَتِ التَّوْبَةُ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السَّيِّئَاتِ حَتَّىٰ إِذَا حَضَرَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ إِنِّي تُبْتُ الْآنَ وَلَا الَّذِينَ يَمُوتُونَ وَهُمْ كُفَّارٌ ۚ أُولَٰئِكَ أَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا

Tidaklah tobat itu bagi orang-orang yang melakukan keburukan sehingga apabila datang ajal kepada seorang di antara mereka, dia berkata, “Sesungguhnya aku benar-benar bertobat sekarang.” Dan tidak pula bagi orang-orang yang meninggal dunia, sementara mereka dalam kekufuran. Merekalah yang telah Kami sediakan azab yang pedih bagi mereka.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَلَيْسَتِ التَّوْبَةُ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السَّيِّئَاتِ حَتَّىٰ إِذَا حَضَرَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُwa-laysati t-tawbatu li-lladziina ya'maluuna s-sayyi'aati hattaa idzaa hadhara ahadahumu l-mawtutidaklah tobat itu bagi orang-orang yang melakukan keburukan sehingga apabila datang ajal kepada seorang di antara mereka
  2. قَالَ إِنِّي تُبْتُ الْآنَqaala innii tubtu l-aanadia berkata, sesungguhnya aku benar-benar bertobat sekarang
  3. وَلَا الَّذِينَ يَمُوتُونَ وَهُمْ كُفَّارٌ ۚ أُولَٰئِكَ أَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابًا أَلِيمًاwa-laa lladziina yamuutuuna wa-hum kuffaarun ulaa'ika a'tadnaa lahum 'adzaaban aliimandan tidak pula bagi orang-orang yang meninggal dunia, sementara mereka dalam kekufuran, merekalah yang telah Kami sediakan azab yang pedih bagi mereka

Terjemahan per kata (24 kata)

  1. وَلَيْسَتِwa-laysatidan tidaklah
  2. التَّوْبَةُt-tawbatutobat
  3. لِلَّذِينَli-lladziinabagi orang-orang yang
  4. يَعْمَلُونَya'maluunamereka kerjakan
  5. السَّيِّئَاتِs-sayyi'aatikeburukan
  6. حَتَّىٰhattaasampai
  7. إِذَاidzaaapabila
  8. حَضَرَhadharamendatangi
  9. أَحَدَهُمُahadahumusalah seorang mereka
  10. الْمَوْتُl-mawtukematian
  11. قَالَqaalaberkata
  12. إِنِّيinniisesungguhnya aku
  13. تُبْتُtubtuaku bertobat
  14. الْآنَl-aanasekarang
  15. وَلَاwa-laadan tidak pula
  16. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  17. يَمُوتُونَyamuutuunamereka mati
  18. وَهُمْwa-humdan mereka
  19. كُفَّارٌkuffaarunorang-orang kufar
  20. أُولَٰئِكَulaa'ikamereka itu
  21. أَعْتَدْنَاa'tadnaaKami menyediakan
  22. لَهُمْlahumbagi mereka
  23. عَذَابًا'adzaabanazab
  24. أَلِيمًاaliimanyang pedih

Inti bacaan

Tobat yang ditolak secara eksplisit: yang ditunda sampai 'ajal menjemput', penyesalan di menit-menit terakhir hidup, setelah seumur hidup sengaja menunda perbaikan diri. Konkretnya: mengandalkan 'tobat nanti saat sudah tua/sekarat' sebagai strategi hidup adalah perhitungan yang keliru menurut kerangka ayat ini, kesempatan pemulihan sejati ada sekarang, bukan disimpan sebagai opsi cadangan di akhir hayat.

Penjelasan pilihan kata

Kutip dibuka dan ditutup dalam ayat ini sendiri, dikonfirmasi verba 'qaala' (akar q-w-l) via morfologi. 'Ulaa'ika' (jauh, jamak) dikonfirmasi morfologi, diterjemahkan 'merekalah': draf sudah tepat. Tambahan kurung '(diterima Allah)' dan '(barulah)' tidak dipakai.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan bahwa tobat tidak berlaku bagi penundaan hingga ajal tiba, maupun bagi yang mati dalam kekufuran.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut dua: yang bertobat ketika ajal sudah datang, dan yang mati dalam kekufuran. Keduanya soal waktu. Yang menutup pintu bukan besarnya kesalahan, melainkan kapan penyesalannya datang.
  • Ucapan penyesalan itu dikutip utuh: sesungguhnya aku benar-benar bertobat sekarang. Sungguh-sungguh kedengarannya. Allah tidak menyebutnya dusta; yang disebut cuma bahwa ia datang pada saat yang sudah lewat.
  • Kata yang paling menusuk dalam ucapan itu sekarang. Sebuah kata tentang waktu. Seluruh hidup dipakai untuk menunda, dan kata itu diucapkan tepat ketika penundaan tidak lagi mungkin dilanjutkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini selaras utk sisi-hamba ('bertobat'); perubahan terjemahan ini hanya /perapian bila ada. Konvensi twb: hamba diterjemahkan 'bertobat', Allah diterjemahkan 'menyambut tobat', at-Tawwaab takrif diterjemahkan 'Sang Penyambut Tobat'. Pembeda akar q-b-l ('menerima' sungguhan) di 9:104/42:25/40:3.