يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَحِلُّ لَكُمْ أَنْ تَرِثُوا النِّسَاءَ كَرْهًا ۖ وَلَا تَعْضُلُوهُنَّ لِتَذْهَبُوا بِبَعْضِ مَا آتَيْتُمُوهُنَّ إِلَّا أَنْ يَأْتِينَ بِفَاحِشَةٍ مُبَيِّنَةٍ ۚ وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ ۚ فَإِنْ كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسَىٰ أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَيَجْعَلَ اللَّهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا
Wahai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kalian mewarisi perempuan dengan paksa, dan janganlah kalian menyusahkan mereka untuk mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kalian berikan kepada mereka, kecuali jika mereka melakukan perbuatan keji yang nyata. Dan pergaulilah mereka dengan patut; maka jika kalian tidak menyukai mereka, boleh jadi kalian tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَحِلُّ لَكُمْ أَنْ تَرِثُوا النِّسَاءَ كَرْهًاyaa ayyuhaa lladziina aamanuu laa yahillu lakum an taritsuu n-nisaa'a karhanwahai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kalian mewarisi perempuan dengan paksa
- وَلَا تَعْضُلُوهُنَّ لِتَذْهَبُوا بِبَعْضِ مَا آتَيْتُمُوهُنَّ إِلَّا أَنْ يَأْتِينَ بِفَاحِشَةٍ مُبَيِّنَةٍwa-laa ta'dhuluuhunna li-tadzhabuu bi-ba'dhi maa aataytumuuhunna illaa an ya'tiina bi-faahisyatin mubayyinatindan janganlah kalian menyusahkan mereka untuk mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kalian berikan kepada mereka, kecuali jika mereka melakukan perbuatan keji yang nyata
- وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ ۚ فَإِنْ كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسَىٰ أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَيَجْعَلَ اللَّهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًاwa-'aasyiruuhunna bi-l-ma'ruufi fa-in karihtumuuhunna fa-'asaa an takrahuu syay'an wa-yaj'ala llaahu fiihi khayran katsiirandan pergaulilah mereka dengan patut; maka jika kalian tidak menyukai mereka, boleh jadi kalian tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak
Terjemahan per kata (35 kata)
- يَاyaawahai
- أَيُّهَاayyuhaasekalian
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- آمَنُواaamanuuberiman
- لَاlaatidak
- يَحِلُّyahilluhalal
- لَكُمْlakumbagi kalian
- أَنْanuntuk
- تَرِثُواtaritsuukalian mewarisi
- النِّسَاءَn-nisaa'aperempuan-perempuan
- كَرْهًاkarhandengan terpaksa
- وَلَاwa-laadan janganlah
- تَعْضُلُوهُنَّta'dhuluuhunnakalian menghalangi mereka
- لِتَذْهَبُواli-tadzhabuuagar kalian mengambil
- بِبَعْضِbi-ba'dhidengan sebagian
- مَاmaaapa yang
- آتَيْتُمُوهُنَّaataytumuuhunnakalian berikan kepada mereka
- إِلَّاillaakecuali
- أَنْanbahwa
- يَأْتِينَya'tiinamereka melakukan
- بِفَاحِشَةٍbi-faahisyatindengan perbuatan keji
- مُبَيِّنَةٍmubayyinatinyang nyata
- وَعَاشِرُوهُنَّwa-'aasyiruuhunnadan pergaulilah mereka
- بِالْمَعْرُوفِbi-l-ma'ruufidengan cara yang baik
- فَإِنْfa-inmaka jika
- كَرِهْتُمُوهُنَّkarihtumuuhunnakalian membenci mereka
- فَعَسَىٰfa-'asaamaka boleh jadi
- أَنْanbahwa
- تَكْرَهُواtakrahuukalian membenci
- شَيْئًاsyay'ansedikit pun
- وَيَجْعَلَwa-yaj'aladan Dia menjadikan
- اللَّهُllaahuAllah
- فِيهِfiihipadanya
- خَيْرًاkhayrankebaikan
- كَثِيرًاkatsiiranbanyak
Inti bacaan
Larangan 'mewarisi perempuan dengan paksa' (praktik pra-Islam memperlakukan janda sebagai bagian harta warisan) disertai perintah 'pergaulilah mereka dengan patut' bahkan saat 'tidak menyukai', komitmen menjaga martabat pasangan tidak bergantung pada perasaan suka-tidak-suka sesaat. Konkretnya: menjaga perlakuan baik terhadap pasangan/mantan pasangan tidak boleh bergantung sepenuhnya pada perasaan sesaat, ada standar perilaku minimum (patut) yang tetap berlaku meski ketertarikan emosional berubah.
Tafsiran
Ayat ini melarang pewarisan paksa atas perempuan dan menyerukan pergaulan yang baik meski dalam ketidaksukaan.
Renungan dan Hikmah
- Allah melarang mewarisi perempuan dengan paksa. Diperlakukan sebagai harta. Yang dihapus bukan kebiasaan buruk, melainkan kedudukan orang sebagai barang.
- Perintah yang menyusul pergaulilah mereka dengan patut. Bukan cukup tak menyakiti. Yang diminta perbuatan, bukan sekadar menahan diri.
- Allah menyebut kemungkinan tidak menyukai, dan tetap menuntut yang patut. Perasaannya diakui. Yang diatur perbuatannya, bukan hatinya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-m-n, h-l-l, w-r-ts, n-s-w, k-r-h, '-d-l, dz-h-b, b-'-d, a-t-y, f-h-sh, b-y-n, '-sh-r, '-r-f, '-s-y, sh-y-a, j-'-l, a-l-h, kh-y-r, k-ts-r): tarithuu n-nisaa'a karhan diterjemahkan 'mewarisi perempuan dengan PAKSA', akar k-r-h (putaran 62: karh=paksaan dari LUAR, jangkar 4:19); kariha diterjemahkan 'tidak menyukai'; laa yahillu diterjemahkan 'tidak halal' (akar h-l-l putaran 64); aashiruuhunna bi-l-ma'ruuf diterjemahkan 'pergaulilah dengan patut'.