يُرِيدُ اللَّهُ لِيُبَيِّنَ لَكُمْ وَيَهْدِيَكُمْ سُنَنَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَيَتُوبَ عَلَيْكُمْ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

Allah hendak menerangkan kepada kalian, menunjukkan kepada kalian jalan-jalan orang yang sebelum kalian, dan menyambut tobat kalian. Allah berilmu lagi penuh hikmah.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. يُرِيدُ اللَّهُ لِيُبَيِّنَ لَكُمْ وَيَهْدِيَكُمْ سُنَنَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَيَتُوبَ عَلَيْكُمْyuriidu llaahu li-yubayyina lakum wa-yahdiyakum sunana lladziina min qablikum wa-yatuuba alaykumAllah hendak menerangkan kepada kalian, menunjukkan kepada kalian jalan-jalan orang yang sebelum kalian, dan menyambut tobat kalian
  2. وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌwa-llaahu aliimun hakiimundan Allah berilmu lagi penuh hikmah
Catatan pilihan kata (ringkas)

terjemahan lain 'menerima tobat' diterjemahkan terjemahan ini 'menyambut tobat' (agensi aktif dipulihkan; crux 9:118 'taaba alayhim LI-YATUuBUu'). Konvensi twb: hamba diterjemahkan 'bertobat', Allah diterjemahkan 'menyambut tobat', at-Tawwaab takrif diterjemahkan 'Sang Penyambut Tobat'. Pembeda akar q-b-l ('menerima' sungguhan) di 9:104/42:25/40:3. Lih..

Aplikasi

Tujuan penjelasan syariat disebut eksplisit tiga lapis: menerangkan, menunjukkan jalan, DAN menyambut tobat, bukan sekadar daftar aturan, melainkan proses pembimbingan yang berkelanjutan. Konkretnya: memahami aturan/hukum (agama maupun sosial) sebagai bagian dari proses bimbingan yang menyeluruh, bukan sekadar larangan sepihak, membantu menerimanya bukan sebagai beban, melainkan sebagai jalan yang ditunjukkan.