وَاللَّهُ يُرِيدُ أَنْ يَتُوبَ عَلَيْكُمْ وَيُرِيدُ الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ الشَّهَوَاتِ أَنْ تَمِيلُوا مَيْلًا عَظِيمًا

Dan Allah hendak menyambut tobat kalian, sedangkan orang-orang yang mengikuti hawa nafsu menghendaki agar kalian berpaling sejauh-jauhnya.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَاللَّهُ يُرِيدُ أَنْ يَتُوبَ عَلَيْكُمْwa-llaahu yuriidu an yatuuba 'alaykumdan Allah hendak menyambut tobat kalian
  2. وَيُرِيدُ الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ الشَّهَوَاتِ أَنْ تَمِيلُوا مَيْلًا عَظِيمًاwa-yuriidu lladziina yattabi'uuna sy-syahawaati an tamiiluu maylan 'azhiimansedangkan orang-orang yang mengikuti hawa nafsu menghendaki agar kalian berpaling sejauh-jauhnya

Terjemahan per kata (13 kata)

  1. وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
  2. يُرِيدُyuriiduDia kehendaki
  3. أَنْanuntuk
  4. يَتُوبَyatuubabertobat
  5. عَلَيْكُمْ'alaykumatas kalian
  6. وَيُرِيدُwa-yuriidudan Dia menghendaki
  7. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  8. يَتَّبِعُونَyattabi'uunamereka mengikuti
  9. الشَّهَوَاتِsy-syahawaatisyahwat
  10. أَنْanagar
  11. تَمِيلُواtamiiluukalian condong
  12. مَيْلًاmaylanpenyimpangan
  13. عَظِيمًا'azhiimanyang besar

Inti bacaan

Kontras tegas: Allah 'hendak menyambut tobat', sedangkan pengikut hawa nafsu 'menghendaki agar kalian berpaling sejauh-jauhnya', dua kekuatan yang menarik ke arah berlawanan, satu menuju pemulihan, satu menuju kejauhan permanen. Konkretnya: menyadari bahwa godaan yang mengarahkan pada penyimpangan sering kali bertujuan mendorong 'sejauh-jauhnya' (bukan sekadar sekali salah), membantu mengenali pola eskalasi sebelum terlalu jauh terseret.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan kurung '(dari kebenaran)' tidak dipakai.

Tafsiran

Ayat ini membandingkan kehendak Allah untuk membimbing dengan kehendak pengikut hawa nafsu untuk menyesatkan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyandingkan dua kehendak yang berlawanan. Dalam satu kalimat. Yang menarik dari dua arah disebut bersama supaya terlihat.
  • Yang satu menghendaki tobat disambut, yang lain berpaling sejauh-jauhnya. Bukan sedikit. Ukuran keduanya diperlihatkan berbeda jauh.
  • Allah menyebut pihak lain itu orang-orang yang mengikuti hawa nafsu. Bukan setan. Yang menarik ke arah sana manusia, dan yang menggerakkannya keinginannya sendiri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain 'menerima tobat' diterjemahkan terjemahan ini 'menyambut tobat' (agensi aktif dipulihkan; crux 9:118 'taaba alayhim LI-YATUuBUu'). Konvensi twb: hamba diterjemahkan 'bertobat', Allah diterjemahkan 'menyambut tobat', at-Tawwaab takrif diterjemahkan 'Sang Penyambut Tobat'. Pembeda akar q-b-l ('menerima' sungguhan) di 9:104/42:25/40:3.