وَاللَّهُ يُرِيدُ أَنْ يَتُوبَ عَلَيْكُمْ وَيُرِيدُ الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ الشَّهَوَاتِ أَنْ تَمِيلُوا مَيْلًا عَظِيمًا

Dan Allah hendak menyambut tobat kalian, sedangkan orang-orang yang mengikuti hawa nafsu menghendaki agar kalian berpaling sejauh-jauhnya.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. وَاللَّهُ يُرِيدُ أَنْ يَتُوبَ عَلَيْكُمْwa-llaahu yuriidu an yatuuba alaykumdan Allah hendak menyambut tobat kalian
  2. وَيُرِيدُ الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ الشَّهَوَاتِ أَنْ تَمِيلُوا مَيْلًا عَظِيمًاwa-yuriidu lladziina yattabi'uuna sh-shahawaati an tamiiluu maylan azhiimansedangkan orang-orang yang mengikuti hawa nafsu menghendaki agar kalian berpaling sejauh-jauhnya
Catatan pilihan kata (ringkas)

terjemahan lain 'menerima tobat' diterjemahkan terjemahan ini 'menyambut tobat' (agensi aktif dipulihkan; crux 9:118 'taaba alayhim LI-YATUuBUu'). Konvensi twb: hamba diterjemahkan 'bertobat', Allah diterjemahkan 'menyambut tobat', at-Tawwaab takrif diterjemahkan 'Sang Penyambut Tobat'. Pembeda akar q-b-l ('menerima' sungguhan) di 9:104/42:25/40:3. Lih..

Aplikasi

Kontras tegas: Allah 'hendak menyambut tobat', sedangkan pengikut hawa nafsu 'menghendaki agar kalian berpaling sejauh-jauhnya', dua kekuatan yang menarik ke arah berlawanan, satu menuju pemulihan, satu menuju kejauhan permanen. Konkretnya: menyadari bahwa godaan yang mengarahkan pada penyimpangan sering kali bertujuan mendorong 'sejauh-jauhnya' (bukan sekadar sekali salah), membantu mengenali pola eskalasi sebelum terlalu jauh terseret.