وَلَا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللَّهُ بِهِ بَعْضَكُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ ۚ لِلرِّجَالِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبُوا ۖ وَلِلنِّسَاءِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبْنَ ۚ وَاسْأَلُوا اللَّهَ مِنْ فَضْلِهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا

Dan janganlah kalian berangan-angan terhadap apa yang telah dilebihkan Allah kepada sebagian kalian atas sebagian yang lain. Bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan bagi perempuan ada bagian dari apa yang mereka usahakan. Dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah berilmu akan segala sesuatu.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَلَا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللَّهُ بِهِ بَعْضَكُمْ عَلَىٰ بَعْضٍwa-laa tatamannaw maa fadhdhala llaahu bihi ba'dhakum 'alaa ba'dhinjanganlah kalian berangan-angan terhadap apa yang telah dilebihkan Allah kepada sebagian kalian atas sebagian yang lain
  2. لِلرِّجَالِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبُوا ۖ وَلِلنِّسَاءِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبْنَli-r-rijaali nashiibun mimmaa ktasabuu wa-li-n-nisaa'i nashiibun mimmaa ktasabnabagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan bagi perempuan ada bagian dari apa yang mereka usahakan
  3. وَاسْأَلُوا اللَّهَ مِنْ فَضْلِهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًاwa-s'aluu llaaha min fadhlihi inna llaaha kaana bi-kulli syay'in 'aliimandan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya, sesungguhnya Allah berilmu akan segala sesuatu

Terjemahan per kata (27 kata)

  1. وَلَاwa-laadan janganlah
  2. تَتَمَنَّوْاtatamannawkalian mengangankan
  3. مَاmaaapa yang
  4. فَضَّلَfadhdhalamelebihkan
  5. اللَّهُllaahuAllah
  6. بِهِbihidengannya
  7. بَعْضَكُمْba'dhakumsebagian kalian
  8. عَلَىٰ'alaaatas
  9. بَعْضٍba'dhinsebagian
  10. لِلرِّجَالِli-r-rijaalibagi laki-laki
  11. نَصِيبٌnashiibunbagian
  12. مِمَّاmimmaadari apa yang
  13. اكْتَسَبُواktasabuumereka usahakan
  14. وَلِلنِّسَاءِwa-li-n-nisaa'idan bagi perempuan
  15. نَصِيبٌnashiibunbagian
  16. مِمَّاmimmaadari apa yang
  17. اكْتَسَبْنَktasabnamereka usahakan
  18. وَاسْأَلُواwa-s'aluudan mintalah kalian
  19. اللَّهَllaahaAllah
  20. مِنْmindari
  21. فَضْلِهِfadhlihikarunia-Nya
  22. إِنَّinnasesungguhnya
  23. اللَّهَllaahaAllah
  24. كَانَkaanaadalah
  25. بِكُلِّbi-kullipada segala
  26. شَيْءٍsyay'insesuatu
  27. عَلِيمًا'aliimanberilmu

Inti bacaan

Larangan 'berangan-angan (iri hati)' terhadap kelebihan yang diberikan pada orang lain, disertai penegasan setiap orang (laki-laki dan perempuan) mendapat 'bagian dari apa yang mereka usahakan', kecemburuan terhadap pencapaian orang lain dialihkan menjadi dorongan memohon karunia sendiri. Konkretnya: alih-alih iri pada pencapaian/kelebihan orang lain, energi yang lebih produktif adalah 'memohon karunia' bagi diri sendiri, fokus pada usaha dan doa personal, bukan perbandingan yang melelahkan.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan kurung '(iri hati)' dan '(pun)' tidak dipakai.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan bahwa hasil usaha masing-masing adalah miliknya sendiri, bukan objek kecemburuan terhadap orang lain.

Renungan dan Hikmah

  • Allah melarang berangan-angan terhadap kelebihan yang diberikan kepada orang lain. Yang dilarang keinginannya. Bukan berusaha, melainkan menginginkan bagian yang sudah menjadi milik orang.
  • Allah menyebut bagi laki-laki bagian dari usahanya, dan bagi perempuan bagian dari usahanya. Dua-duanya. Yang menentukan usahanya masing-masing, bukan perbandingan di antara keduanya.
  • Sesudah melarang, Allah menyuruh memohon dari karunia-Nya. Jalan lain dibuka. Yang ditutup bukan keinginan mendapat lebih, melainkan arah yang salah untuk mengejarnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').