وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا
Sembahlah Allah dan janganlah kalian mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil, serta hamba sahaya yang kalian miliki. Sesungguhnya Allah tidak mencintai orang yang sombong lagi sangat membanggakan diri.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًاwa-'buduu llaaha wa-laa tusyrikuu bihi syay'ansembahlah Allah dan janganlah kalian mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun
- وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْwa-bi-l-waalidayni ihsaanan wa-bi-dzii l-qurbaa wa-l-yataamaa wa-l-masaakiini wa-l-jaari dzii l-qurbaa wa-l-jaari l-junubi wa-sh-shaahibi bi-l-janbi wa-bni s-sabiili wa-maa malakat aymaanukumberbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil, serta hamba sahaya yang kalian miliki
- إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًاinna llaaha laa yuhibbu man kaana mukhtaalan fakhuuransesungguhnya Allah tidak mencintai orang yang sombong lagi sangat membanggakan diri
Terjemahan per kata (32 kata)
- وَاعْبُدُواwa-'buduudan mengabdilah kalian
- اللَّهَllaahaAllah
- وَلَاwa-laadan janganlah
- تُشْرِكُواtusyrikuukalian mempersekutukan
- بِهِbihidengan-Nya
- شَيْئًاsyay'ansedikit pun
- وَبِالْوَالِدَيْنِwa-bi-l-waalidaynidan kepada kedua orang tua
- إِحْسَانًاihsaananberbuat baik
- وَبِذِيwa-bi-dziidan terhadap pemilik
- الْقُرْبَىٰl-qurbaakekerabatan
- وَالْيَتَامَىٰwa-l-yataamaadan anak-anak yatim
- وَالْمَسَاكِينِwa-l-masaakiinidan orang-orang miskin
- وَالْجَارِwa-l-jaaridan tetangga
- ذِيdziipemilik
- الْقُرْبَىٰl-qurbaakekerabatan
- وَالْجَارِwa-l-jaaridan tetangga
- الْجُنُبِl-junubiyang junub
- وَالصَّاحِبِwa-sh-shaahibidan teman
- بِالْجَنْبِbi-l-janbidi samping
- وَابْنِwa-bnidan anak
- السَّبِيلِs-sabiilijalan
- وَمَاwa-maadan apa yang
- مَلَكَتْmalakatdimiliki
- أَيْمَانُكُمْaymaanukumtangan kanan kalian
- إِنَّinnasesungguhnya
- اللَّهَllaahaAllah
- لَاlaatidak
- يُحِبُّyuhibbumencintai
- مَنْmanorang yang
- كَانَkaanaadalah
- مُخْتَالًاmukhtaalansombong
- فَخُورًاfakhuuranmembanggakan diri
Inti bacaan
Daftar panjang yang harus diperlakukan dengan baik, orang tua, kerabat, yatim, miskin, tetangga dekat maupun jauh, teman sejawat, musafir, bahkan hamba sahaya, menunjukkan lingkaran kepedulian yang meluas jauh melampaui keluarga inti. Konkretnya: kepedulian sosial yang diperintahkan di sini tidak berhenti pada lingkaran dekat, bahkan tetangga yang secara sosial 'jauh' dan orang asing dalam perjalanan termasuk dalam cakupan kebaikan yang dituntut, sebuah standar inklusivitas yang luas.
Tafsiran
Ayat ini merangkai kewajiban ganda: penyembahan murni kepada Allah disertai kebaikan menyeluruh kepada sepuluh golongan sesama manusia.
Renungan dan Hikmah
- Allah membuka daftar panjang itu dengan sembahlah Allah dan jangan mempersekutukan-Nya. Sebelum menyebut satu pun manusia. Yang mengatur hubungan dengan sesama diletakkan di bawah satu hubungan yang lebih dahulu.
- Allah menyebut tetangga dekat dan tetangga jauh. Dua-duanya. Kewajiban berbuat baik tidak berhenti pada garis yang ditarik oleh kedekatan.
- Allah menyusun daftarnya dari orang tua, kerabat, anak yatim, miskin, tetangga, teman sejawat, sampai musafir dan hamba sahaya. Makin jauh, makin asing. Lingkaran kewajiban melebar sampai ke orang yang tak dikenal sama sekali.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Hbb per konvensi ('mencintai' seragam; negasi tegas); per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi Hbb: 'mencintai/cinta' seragam termasuk NEGASI (laa yuhibbu diterjemahkan 'tidak mencintai', pelunakan 'tidak menyukai' terjemahan lain dibongkar); biji pemakaian diteruskan. h-b-b: verba habba/ahabba = mencintai; hubb/mahabbah = cinta; cabang kedua habb/habbah = biji (per corpus).