إِنَّ اللَّهَ لَا يَظْلِمُ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ ۖ وَإِنْ تَكُ حَسَنَةً يُضَاعِفْهَا وَيُؤْتِ مِنْ لَدُنْهُ أَجْرًا عَظِيمًا

Sesungguhnya Allah tidak akan menzalimi walaupun sebesar zarah. Jika itu berupa kebaikan, niscaya Dia akan melipatgandakannya dan memberikan pahala yang agung dari sisi-Nya.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. إِنَّ اللَّهَ لَا يَظْلِمُ مِثْقَالَ ذَرَّةٍinna llaaha laa yazhlimu mitsqaala dzarratinsesungguhnya Allah tidak akan menzalimi walaupun sebesar zarah
  2. وَإِنْ تَكُ حَسَنَةً يُضَاعِفْهَا وَيُؤْتِ مِنْ لَدُنْهُ أَجْرًا عَظِيمًاwa-in taku hasanatan yudaa'ifhaa wa-yu'ti min ladunhu ajran azhiimanjika itu berupa kebaikan, niscaya Dia akan melipatgandakannya dan memberikan pahala yang agung dari sisi-Nya
Aplikasi

Janji bahwa Allah 'tidak akan menzalimi walaupun sebesar zarah' dan justru 'melipatgandakan' kebaikan sekecil apa pun menegaskan bahwa tidak ada usaha baik yang terlalu kecil untuk diperhitungkan. Konkretnya: jangan meremehkan kebaikan kecil karena merasa 'tidak berarti', setiap tindakan baik, sekecil apa pun, punya nilai yang diperhitungkan dan bahkan dilipatgandakan, sebuah dorongan untuk tidak menyepelekan tindakan baik berskala kecil.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama passthrough. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. Lih.. sebagian penerjemah: 'God wrongs not the weight of an atom; and if there be any good, He multiplies it and gives of Himself a great reward.' Akar akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.