يَوْمَئِذٍ يَوَدُّ الَّذِينَ كَفَرُوا وَعَصَوُا الرَّسُولَ لَوْ تُسَوَّىٰ بِهِمُ الْأَرْضُ وَلَا يَكْتُمُونَ اللَّهَ حَدِيثًا

Pada hari itu orang-orang yang kufur dan mendurhakai Rasul berharap seandainya mereka diratakan dengan tanah, padahal mereka tidak dapat menyembunyikan suatu tuturan pun dari Allah.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. يَوْمَئِذٍ يَوَدُّ الَّذِينَ كَفَرُوا وَعَصَوُا الرَّسُولَ لَوْ تُسَوَّىٰ بِهِمُ الْأَرْضُyawma'idzin yawaddu lladziina kafaruu wa-'ashawu r-rasuula law tusawwaa bihimu l-ardhupada hari itu orang-orang yang kufur dan mendurhakai Rasul berharap seandainya mereka diratakan dengan tanah
  2. وَلَا يَكْتُمُونَ اللَّهَ حَدِيثًاwa-laa yaktumuuna llaaha hadiitsanpadahal mereka tidak dapat menyembunyikan suatu tuturan pun dari Allah

Terjemahan per kata (14 kata)

  1. يَوْمَئِذٍyawma'idzinpada hari itu
  2. يَوَدُّyawaddumenginginkan
  3. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  4. كَفَرُواkafaruukufur
  5. وَعَصَوُاwa-'ashawudan mereka mendurhakai
  6. الرَّسُولَr-rasuulaRasul
  7. لَوْlawsekiranya
  8. تُسَوَّىٰtusawwaadiratakan
  9. بِهِمُbihimubagi mereka
  10. الْأَرْضُl-ardhubumi
  11. وَلَاwa-laadan tidak pula
  12. يَكْتُمُونَyaktumuunamenyembunyikan
  13. اللَّهَllaahaAllah
  14. حَدِيثًاhadiitsanperkataan

Inti bacaan

Keinginan putus asa 'seandainya mereka diratakan dengan tanah' pada hari akhir menggambarkan penyesalan ekstrem, namun ditegaskan 'mereka tidak dapat menyembunyikan suatu kejadian pun', keinginan menghindar dari akuntabilitas pada akhirnya tidak berguna. Konkretnya: strategi menghindar dari tanggung jawab (berharap masalah 'hilang begitu saja') pada akhirnya tidak efektif, kejujuran dan penerimaan tanggung jawab lebih produktif daripada berharap situasi sulit lenyap dengan sendirinya.

Tafsiran

Ayat ini menggambarkan keputusasaan orang kufur pada hari itu, berharap lenyap sepenuhnya, padahal tidak ada yang tersembunyi dari Allah.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut mereka berharap diratakan dengan tanah. Bukan berharap diampuni. Yang diinginkan lenyap sama sekali, dan itu tak diberikan.
  • Yang tak dapat disembunyikan Dia sebut tuturan. Sepatah kata. Yang paling ringan diucapkan ternyata yang paling sulit dihapus.
  • Yang disebut bukan cuma kufur, melainkan mendurhakai Rasul. Dua hal. Penolakan disebut bersama pembangkangan terhadap yang menyampaikannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

verba wadda (cabang 'ingin') = pemakaian diteruskan terjemahan lain; lih. kerangka utk dua-cabang akar. Konvensi wdd: waduud diterjemahkan 'penyayang' (takrif 'Sang Penyayang' 85:14); mawaddah/wudd diterjemahkan 'rasa sayang'; yuwaadduuna diterjemahkan 'saling menyayangi'; wadda (ingin) diterjemahkan pemakaian diteruskan (cabang keinginan); Wadd 71:23=nama. Registri kolisi kasih: pengasih=rahiim, penyayang=waduud, iba=ra'uuf, rahmat=rahmah, cinta=h-b-b (belum dibedah), sayang=w-d-d.