يَا أَيُّهَا الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ آمِنُوا بِمَا نَزَّلْنَا مُصَدِّقًا لِمَا مَعَكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَطْمِسَ وُجُوهًا فَنَرُدَّهَا عَلَىٰ أَدْبَارِهَا أَوْ نَلْعَنَهُمْ كَمَا لَعَنَّا أَصْحَابَ السَّبْتِ ۚ وَكَانَ أَمْرُ اللَّهِ مَفْعُولًا
Wahai orang-orang yang diberi Kitab, berimanlah kepada apa yang Kami turunkan, yang membenarkan apa yang ada pada kalian, sebelum Kami menghapus wajah-wajah lalu Kami putar ke belakangnya, atau Kami laknat mereka sebagaimana Kami melaknat orang-orang Sabat; dan ketetapan Allah pasti terlaksana.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- يَا أَيُّهَا الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ آمِنُوا بِمَا نَزَّلْنَا مُصَدِّقًا لِمَا مَعَكُمْyaa ayyuhaa lladziina uutuu l-kitaaba aaminuu bi-maa nazzalnaa mushaddiqan li-maa ma'akumwahai orang-orang yang diberi Kitab, berimanlah kepada apa yang Kami turunkan, yang membenarkan apa yang ada pada kalian
- مِنْ قَبْلِ أَنْ نَطْمِسَ وُجُوهًا فَنَرُدَّهَا عَلَىٰ أَدْبَارِهَا أَوْ نَلْعَنَهُمْ كَمَا لَعَنَّا أَصْحَابَ السَّبْتِmin qabli an nathmisa wujuuhan fa-naruddahaa 'alaa adbaarihaa aw nal'anahum ka-maa la'annaa ashaaba s-sabtisebelum Kami menghapus wajah-wajah lalu Kami putar ke belakangnya, atau Kami laknat mereka sebagaimana Kami melaknat orang-orang Sabat
- وَكَانَ أَمْرُ اللَّهِ مَفْعُولًاwa-kaana amru llaahi maf'uulandan ketetapan Allah pasti terlaksana
Terjemahan per kata (29 kata)
- يَاyaawahai
- أَيُّهَاayyuhaasekalian
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- أُوتُواuutuudiberi
- الْكِتَابَl-kitaabaKitab
- آمِنُواaaminuuberimanlah kalian
- بِمَاbi-maapada apa yang
- نَزَّلْنَاnazzalnaaKami turunkan
- مُصَدِّقًاmushaddiqanyang membenarkan
- لِمَاli-maabagi apa yang
- مَعَكُمْma'akumbersama kalian
- مِنْmindari
- قَبْلِqablisebelum
- أَنْanbahwa
- نَطْمِسَnathmisaKami merusak
- وُجُوهًاwujuuhanwajah
- فَنَرُدَّهَاfa-naruddahaamaka Kami mengembalikannya
- عَلَىٰ'alaaatas
- أَدْبَارِهَاadbaarihaabelakangnya
- أَوْawatau
- نَلْعَنَهُمْnal'anahumKami melaknat mereka
- كَمَاka-maasebagaimana
- لَعَنَّاla'annaaKami melaknat
- أَصْحَابَashaabagolongan
- السَّبْتِs-sabtiSabat
- وَكَانَwa-kaanadan ia adalah
- أَمْرُamruurusan
- اللَّهِllaahiAllah
- مَفْعُولًاmaf'uulanyang terlaksana
Inti bacaan
Ajakan beriman disertai peringatan konsekuensi yang keras jika ditolak, namun pintunya tetap terbuka 'sebelum' konsekuensi itu terjadi, menunjukkan bahwa peringatan berfungsi sebagai kesempatan terakhir, bukan ancaman tanpa jalan keluar. Konkretnya: peringatan tegas tentang konsekuensi buruk (dalam konteks apa pun) yang disertai kesempatan masih terbuka untuk berubah adalah bentuk kepedulian, bukan sekadar intimidasi, membedakan keduanya penting saat menyampaikan atau menerima peringatan serupa.
Tafsiran
Ayat ini memperingatkan ahli Kitab agar beriman sebelum ditimpa hukuman serupa kaum Sabat.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut yang diturunkan membenarkan apa yang ada pada mereka. Bukan membatalkan. Yang datang dinyatakan menguatkan yang mereka pegang.
- Kata yang dipakai sebelum. Masih ada waktu. Peringatannya berisi tenggat, bukan vonis.
- Allah menyapa mereka orang-orang yang diberi Kitab. Dengan sebutan pemberian. Yang ditegur diingatkan lebih dahulu bahwa mereka pernah diberi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-t-y, k-t-b, a-m-n, n-z-l, s-d-q, q-b-l, t-m-s, w-j-h, r-d-d, d-b-r, l-'-n, s-h-b, s-b-t, k-w-n, a-m-r, a-l-h, f-'-l): musaddiq diterjemahkan 'membenarkan' (putaran 84); natmis diterjemahkan 'menghapus'; naruddahaa alaa adbaarihaa diterjemahkan 'memutar ke belakangnya'; amr allaah maf'uulan diterjemahkan 'ketetapan Allah pasti terlaksana'.