أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ يُزَكُّونَ أَنْفُسَهُمْ ۚ بَلِ اللَّهُ يُزَكِّي مَنْ يَشَاءُ وَلَا يُظْلَمُونَ فَتِيلًا

Tidakkah engkau memperhatikan orang-orang yang menganggap dirinya suci? Sebenarnya Allah menyucikan siapa yang Dia kehendaki dan mereka tidak dizalimi sedikit pun.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ يُزَكُّونَ أَنْفُسَهُمْa-lam tara ilaa lladziina yuzakkuuna anfusahumtidakkah engkau memperhatikan orang-orang yang menganggap dirinya suci
  2. بَلِ اللَّهُ يُزَكِّي مَنْ يَشَاءُ وَلَا يُظْلَمُونَ فَتِيلًاbali llaahu yuzakkii man yashaa'u wa-laa yuzhlamuuna fatiilansebenarnya Allah menyucikan siapa yang Dia kehendaki dan mereka tidak dizalimi sedikit pun
Catatan pilihan kata (ringkas)

terjemahan ini: melebur keduanya. AYAT INI berframe POSITIF: kedua sisi HIDUP (penyucian yang menumbuhkan / pembinaan yang memurnikan). Uji DUA ARAH atas seluruh verba z-k-w: (A) 'menyucikan' tak pernah mustahil; (B) 'menumbuhkan' hanya janggal di 3 ayat, 2:174, 3:77, 53:32, dan KETIGANYA NEGATIF (corpus), tanpa satu pun ayat positif yang janggal. diterjemahkan peleburan LOLOS: positif menuntut kedua sisi (ada), negatif merangkul keduanya via negasi. Kata ini TIDAK memaksakan arah kausal, pembaca menimbang sendiri. sebagian penerjemah: 'Hast thou not considered1 those who think themselves pure?2 The truth is,3 God increases in purity4 whom He wills; and they will not be wronged a hair upon a date-stone.' Corpus ayat ini: verba «II-kausatif», «II-kausatif», akar akar z-k-w. Gambaran satu: tanaman bersih-dari-hama yang KARENA ITU tumbuh subur.

Aplikasi

Kritik terhadap yang 'menganggap dirinya suci' sendiri (klaim kesucian sepihak) dikontraskan dengan kenyataan bahwa hanya Allah yang 'menyucitumbuhkan', validasi kesucian/kebaikan diri bukan sesuatu yang bisa diklaim sendiri secara sepihak. Konkretnya: kewaspadaan terhadap kecenderungan menyatakan diri sendiri sebagai 'sudah baik/benar' tanpa evaluasi eksternal, klaim kesucian moral yang self-declared cenderung mencurigakan, sementara pertumbuhan sejati biasanya diakui dari luar, bukan diklaim dari dalam.