أَمْ لَهُمْ نَصِيبٌ مِنَ الْمُلْكِ فَإِذًا لَا يُؤْتُونَ النَّاسَ نَقِيرًا
Ataukah mereka mempunyai bagian dari kerajaan? Kalau begitu, mereka tidak akan memberikan kepada manusia sedikit pun.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- أَمْ لَهُمْ نَصِيبٌ مِنَ الْمُلْكِ فَإِذًا لَا يُؤْتُونَ النَّاسَ نَقِيرًاam lahum nashiibun mina l-mulki fa-idzan laa yu'tuuna n-naasa naqiiranataukah mereka mempunyai bagian dari kerajaan, kalau begitu mereka tidak akan memberikan kepada manusia sedikit pun
Terjemahan per kata (10 kata)
- أَمْamatau
- لَهُمْlahumbagi mereka
- نَصِيبٌnashiibunbagian
- مِنَminadari
- الْمُلْكِl-mulkikerajaan
- فَإِذًاfa-idzanmaka ketika itu
- لَاlaatidak
- يُؤْتُونَyu'tuunamereka menunaikan
- النَّاسَn-naasamanusia
- نَقِيرًاnaqiiransedikit pun
Inti bacaan
Pertanyaan retoris 'ataukah mereka mempunyai bagian dari kerajaan?' menyoroti kekikiran ekstrem yang diandaikan seandainya kekuasaan berada di tangan yang salah, bahkan 'sedikit pun' tidak akan mereka berikan. Konkretnya: menguji karakter seseorang dengan pertanyaan hipotetis 'bagaimana jika mereka punya kekuasaan penuh' sering mengungkap kualitas sejati yang tersembunyi di balik keterbatasan posisi mereka saat ini.
Tafsiran
Ayat ini menyanggah klaim keunggulan mereka dengan mempertanyakan kepemilikan kekuasaan yang tidak mereka miliki.
Renungan dan Hikmah
- Allah menguji mereka lewat pengandaian: seandainya mereka punya bagian dari kerajaan. Belum tentu terjadi. Wataknya diperlihatkan lewat apa yang akan mereka kerjakan.
- Hasil pengandaiannya mereka tak akan memberi sedikit pun. Bukan sedikit. Kekikirannya diukur sampai ke batas terkecil.
- Allah menaruhnya menjawab klaim keunggulan yang baru mereka ucapkan. Berdempetan. Yang merasa lebih berhak diuji dengan membayangkan mereka memegangnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar n-s-b, m-l-k, a-t-y, n-w-s, n-q-r): mulk diterjemahkan 'kerajaan' (akar m-l-k putaran 53); naqiir diterjemahkan 'sedikit pun (setitik pada biji kurma)'. gloss '(kekuasaan)/(kebajikan)' dibuang.