فَمِنْهُمْ مَنْ آمَنَ بِهِ وَمِنْهُمْ مَنْ صَدَّ عَنْهُ ۚ وَكَفَىٰ بِجَهَنَّمَ سَعِيرًا

Maka di antara mereka ada yang beriman kepadanya, dan di antara mereka ada yang berpaling darinya; dan cukuplah neraka sebagai api yang menyala.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. فَمِنْهُمْ مَنْ آمَنَ بِهِ وَمِنْهُمْ مَنْ صَدَّ عَنْهُfa-minhum man aamana bihi wa-minhum man shadda 'anhumaka di antara mereka ada yang beriman kepadanya, dan di antara mereka ada yang berpaling darinya
  2. وَكَفَىٰ بِجَهَنَّمَ سَعِيرًاwa-kafaa bi-jahannama sa'iirandan cukuplah neraka sebagai api yang menyala

Terjemahan per kata (11 kata)

  1. فَمِنْهُمْfa-minhummaka di antara mereka
  2. مَنْmanorang yang
  3. آمَنَaamanaberiman
  4. بِهِbihipadanya
  5. وَمِنْهُمْwa-minhumdan di antara mereka
  6. مَنْmanorang yang
  7. صَدَّshaddamenghalangi
  8. عَنْهُ'anhudarinya
  9. وَكَفَىٰwa-kafaadan cukuplah
  10. بِجَهَنَّمَbi-jahannamadengan Jahanam
  11. سَعِيرًاsa'iiranapi yang menyala

Inti bacaan

Respons berbeda terhadap kebenaran yang sama, sebagian beriman, sebagian berpaling, menunjukkan bahwa penerimaan atau penolakan pada akhirnya adalah pilihan personal, bukan hasil otomatis dari paparan informasi yang sama. Konkretnya: menyajikan kebenaran/informasi yang sama kepada berbagai orang akan selalu menghasilkan respons beragam, ini bukan kegagalan penyampaian, melainkan realitas pilihan personal yang tak bisa dipaksakan seragam.

Tafsiran

Ayat penutup segmen ini menegaskan bahwa respons terhadap karunia tersebut terbagi dua: iman atau penolakan, dengan konsekuensi neraka bagi yang menolak.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut dua respons atas hal yang sama. Terbelah. Keterangan yang sama tak menghasilkan jawaban yang sama.
  • Bentuk yang dipakai di antara mereka, dua kali. Dari kelompok yang sama. Perpecahan itu terjadi di dalam, bukan antara mereka dan orang luar.
  • Allah menutup dengan cukuplah neraka. Kata cukup. Tak perlu ditambah apa pun lagi bagi yang berpaling.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-m-n, s-d-d, k-f-y, s-'-r): sadda anhu diterjemahkan 'berpaling darinya'; sa'iir diterjemahkan 'api yang menyala'. Selaras.