إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِنَا سَوْفَ نُصْلِيهِمْ نَارًا كُلَّمَا نَضِجَتْ جُلُودُهُمْ بَدَّلْنَاهُمْ جُلُودًا غَيْرَهَا لِيَذُوقُوا الْعَذَابَ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَزِيزًا حَكِيمًا

Sesungguhnya orang-orang yang kufur pada tanda-tanda Kami kelak akan Kami masukkan ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti dengan kulit yang lain agar mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah digdaya lagi penuh hikmah.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِنَا سَوْفَ نُصْلِيهِمْ نَارًاinna lladziina kafaruu bi-aayaatinaa sawfa nushliihim naaransesungguhnya orang-orang yang kufur pada tanda-tanda Kami kelak akan Kami masukkan ke dalam neraka
  2. كُلَّمَا نَضِجَتْ جُلُودُهُمْ بَدَّلْنَاهُمْ جُلُودًا غَيْرَهَا لِيَذُوقُوا الْعَذَابَkullamaa nadhijat juluuduhum baddalnaahum juluudan ghayrahaa li-yadzuuquu l-'adzaabasetiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti dengan kulit yang lain agar mereka merasakan azab
  3. إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَزِيزًا حَكِيمًاinna llaaha kaana 'aziizan hakiimansesungguhnya Allah digdaya lagi penuh hikmah

Terjemahan per kata (20 kata)

  1. إِنَّinnasesungguhnya
  2. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  3. كَفَرُواkafaruukufur
  4. بِآيَاتِنَاbi-aayaatinaapada tanda-tanda Kami
  5. سَوْفَsawfakelak
  6. نُصْلِيهِمْnushliihimKami memasukkan mereka
  7. نَارًاnaaranapi
  8. كُلَّمَاkullamaasetiap kali
  9. نَضِجَتْnadhijatmatang
  10. جُلُودُهُمْjuluuduhumkulit mereka
  11. بَدَّلْنَاهُمْbaddalnaahumKami menggantikan mereka
  12. جُلُودًاjuluudankulit
  13. غَيْرَهَاghayrahaaselainnya
  14. لِيَذُوقُواli-yadzuuquuagar mereka merasakan
  15. الْعَذَابَl-'adzaabaazab
  16. إِنَّinnasesungguhnya
  17. اللَّهَllaahaAllah
  18. كَانَkaanaadalah
  19. عَزِيزًا'aziizanMahaperkasa
  20. حَكِيمًاhakiimanbijaksana

Inti bacaan

Gambaran hukuman yang diulang ('setiap kali kulit hangus, Kami ganti dengan kulit yang lain') menekankan keberlanjutan konsekuensi, bukan penderitaan sesaat yang cepat berlalu. Konkretnya: memahami bahwa konsekuensi serius dari pilihan buruk bisa berlanjut dan berulang (bukan sekali lalu selesai) mendorong evaluasi lebih serius sebelum mengambil jalan yang merugikan, dampak jangka panjang layak dipertimbangkan, bukan hanya konsekuensi sesaat.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan kurung '(kepedihan)' tidak dipakai.

Tafsiran

Ayat ini menggambarkan siksaan berkelanjutan bagi orang-orang yang kufur, dengan kulit yang terus diperbarui agar rasa sakit tak pernah berhenti.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut setiap kali kulit mereka hangus, Dia menggantinya dengan yang lain. Berulang. Yang digambarkan bukan azab yang selesai, melainkan yang diperbarui.
  • Alasan penggantian itu Dia sebut agar mereka merasakan. Bukan agar bertambah. Yang dijaga kemampuan merasakannya, dan itu keterangan yang lebih menusuk daripada besarnya.
  • Penutupnya menyebut Dia digdaya lagi penuh hikmah. Sesudah gambaran yang berat. Kuasa yang disebut tak berdiri sendiri; ia disandingkan dengan pertimbangan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.